Workshop PWI Pusat-AFPI Dorong Jurnalisme Berkualitas untuk Edukasi Inklusi Keuangan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerja sama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akan menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk “Pindar Untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme Untuk Perlindungan Publik”.

Workshop tersebut akan diselenggarakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB di Hotel Aryaduta (Tugu Tani) Jalan Prajurit KKO Usman Harun, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi insan pers untuk memperdalam pemahaman mengenai industri pendanaan digital (Pindar), perannya dalam mendorong inklusi keuangan nasional, sekaligus memperkuat kapasitas jurnalis dalam menghadirkan informasi yang akurat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, mengatakan perkembangan industri keuangan digital menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kapasitas dan pemahamannya agar mampu menyajikan informasi yang benar, berimbang, serta mudah dipahami masyarakat.

“Melalui workshop ini kami berharap wartawan dapat memahami literasi dan inklusi keuangan secara lebih mendalam. Dengan begitu, pemberitaan yang dihasilkan dapat memberikan edukasi serta perlindungan kepada masyarakat di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital,” ujar Marthen.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap ekosistem keuangan digital. Karena itu, peningkatan kompetensi jurnalis dalam memahami isu-isu keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru sekaligus meningkatkan literasi masyarakat.

Kolaborasi antara PWI Pusat dan AFPI diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pers dan industri pendanaan digital dalam mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, jurnalisme yang berkualitas diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, membangun kepercayaan publik, serta melindungi masyarakat dari berbagai informasi menyesatkan di bidang literasi keuangan. (as)

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan, Airlangga: Pengaruhi Sentimen Investor
BP Tapera Kejar Target 350.000 Rumah Subsidi, Realisasi Baru 200.698 Unit
BI Catat Cadangan Devisa RI Oktober 2026 Capai US$146,8 Miliar
Insentif PPh 21 DTP 2027 Bakal Berlaku untuk Semua Karyawan Bergaji di Bawah Rp10 Juta
Pertamina Gelar Pekan Kopi di SMEXPO 2026, Dorong UMKM Kopi Tembus Pasar Lebih Luas
BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Kuartal III 2026
Menteri UMKM Bakal Audit Besar-besaran Program KUR, Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
BSI Perkuat Ekonomi Masyarakat, Pamerkan Kopi hingga Madu Hasil Rehabilitasi DAS

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:58 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan, Airlangga: Pengaruhi Sentimen Investor

Sabtu, 7 November 2026 - 10:48 WIB

BP Tapera Kejar Target 350.000 Rumah Subsidi, Realisasi Baru 200.698 Unit

Jumat, 6 November 2026 - 16:22 WIB

BI Catat Cadangan Devisa RI Oktober 2026 Capai US$146,8 Miliar

Jumat, 6 November 2026 - 14:45 WIB

Insentif PPh 21 DTP 2027 Bakal Berlaku untuk Semua Karyawan Bergaji di Bawah Rp10 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 11:10 WIB

Pertamina Gelar Pekan Kopi di SMEXPO 2026, Dorong UMKM Kopi Tembus Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Lifestyle

Trisakti dan Keberanian Mengoreksi Kawan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:05 WIB