Pertemuan Bahas Jalan Tembus Dua Perumahan di Sidoarjo Berakhir Tanpa Titik Temu

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Wakil Bupati Mendengarkan keluhan, Untuk mengurai persoalan rencana pembongkaran tembok dan integrasi jalan tembus Perumahan Mutiara Regency dan Perumahan Mutiara City, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menggelar pertemuan lengkap yang diikuti warga perumahan tersebut dan OPD terkait di Rumah Dinas (Rumdin) Wabup Sidoarjo, Senin (13/10).

Namun pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam berakhir tanpa kata sepakat. Ini lantaran warga Perumahan Mutiara Regency tetap bersikukuh menolak rencana pembongkaran tembok perumahan itu, untuk dijadikan jalan tembus dari Perumahan Mutiara City menuju Mutiara Regency dan Mutiara Harum dan berakhir di JL Raya Jati, Kecamatan Sidoarjo.

Tembok milik perumahan Mutiara Regency dan akses jalan yang dibangun di perumahan Mutiara City ke Mutiara Regency, sementara warga perumahan Mutiara City tetap meminta pembukaan akses jalan ke Mutiara Regency dengan alasan akses jalan yang sekarang dilaluinya tidak nyaman dan sempit.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertemuan dan dialog hari ini, belum ada kata sepakat. Kami mewakili warga Perumahan Mutiara Regency tetap bersikukuh menolak rencana pembongkaran tembok dan pembukaan akses jalan penghubung Perumahan Mutiara Regency dan Perumahan Mutiara City maupun dengan perumahan lainnya. Karena kami beli rumah di Perumahan Mutiara Regency itu, belinya dengan one gate system,” ujar Ketua RT 16 Perumahan Mutiara Regency, Sutrisno.

Oleh karena itu, sampai detik ini sikap warga tetap sama karena tembok itu dibangun sebagai pembatas perumahan, bukan bagian dari fasum atau PSU. “Kami berharap dan keputusan bersama warga 100 persen tetap menolak kalau pagar perumahan kami dibuka dan digunakan sebagai jalan akses untuk Perumahan Mutiara City,” tambahnya.

Mimik Idayana menegaskan karena minim data pendukung dan para pihak saling ngotot maka tidak ada kata sepakat apa pun dalam pertemuan ini. Meski Wabup Sidoarjo juga didampingi semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.”Hasil rapat pada hari itu tidak mencapai kesepakatan apapun. Kesepakatan tidak tercapai karena beberapa pihak masih menyiapkan data lengkap dan saksi-saksi yang ada di lapangan tidak hadir dalam pertemuan itu. Kami juga meminta semua pihak membuka data seterang-terangnya terkait masalah antar dua perumahan itu agar tidak ada kepentingan dibalik pembukaan jalan tembus itu,” paparnya.

Karena itu, Wabup Mimik Idayana meminta ada pertemuan lanjutan dalam membahas masalah rencana pembukaan jalan tembus itu. Mimik berjanji bakal ada pertemuan lanjutan secepatnya dengan mengundang pimpinan DPRD Sidoarjo yang pernah menggelar hearing soal rencana jalan tembus tersebut.

Tim Ahli Wabup Mimik Idayana yang juga Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo, Rahmat Muhajirin SH, MH menyampaikan terdapat banyak kejanggalan dan sarat kepentingan dalam rencana pembukaan akses jalan antar perumahan itu. Apalagi, status jalan itu hanya jalan lingkungan. Akan tetapi, penanganannya sampai melibatkan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Jatim.

“Jalan itu merupakan jalan umum fungsi lingkungan. Hal itu sesuai dengan Pasal 8 ayat 1 UU 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2022 tentang Jalan. Kalau berdasarkan undang-undang jalan, maka jalan Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City itu, berstatus jalan Lingkungan. Kalau demikian maka kewenangannya ada pada Kepala Desa (Kades) dan Bupati Sidoarjo. Kenapa rencana pembukaan jalan ini sampai melibatkan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Jatim, warga harus hati-hati, karena saya menengarai sarat kepentingan dari pengembang yang hendak membuka akses jalan tembus,” Tutupnya. (Fid)

Berita Terkait

Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah
Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban
Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek
Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot
Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:56 WIB

Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan

Senin, 7 September 2026 - 19:36 WIB

Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

Senin, 7 September 2026 - 11:36 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban

Minggu, 6 September 2026 - 17:50 WIB

Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek

Berita Terbaru