PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Nganjuk angkat bicara menanggapi kebuntuan (deadlock) dan kericuhan dalam Konferensi Daerah (Konferda) GMNI Jawa Timur 2026. Alumni mengimbau seluruh pihak yang bertikai untuk menahan diri dan mengutamakan musyawarah mufakat demi menjaga marwah organisasi.

Ketua PA GMNI Nganjuk, Lukmanul Hakim, menilai situasi dan kondisi di lapangan sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan persidangan tanpa adanya penyelesaian konflik secara beradab.

“Melihat situasi di lapangan yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkannya persidangan, kami memohon kedua belah pihak saling menahan diri. Segera lakukan musyawarah mufakat untuk menentukan kelanjutan persidangan agar dapat berjalan secara sehat,” ujar Lukman

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lukman juga meminta para kader yang berdinamika dalam Konferda GMNI Jatim 2026 untuk berpikir dewasa. Ia menegaskan agar tidak ada kubu yang mengambil langkah sepihak di tengah situasi ganting.

“Kami mengimbau kedua belah pihak untuk tidak membuat deklarasi suksesi calon Ketua DPD secara sepihak serta tetap menjunjung asas musyawarah mufakat,” tutur Lukman.

Menurutnya, tindakan nekad melakukan klaim atau deklarasi sepihak hanya akan memperkeruh suasana di Jawa Timur. Langkah tersebut dinilai dapat merusak reputasi organisasi serta mencederai ideologi gerakan.

“Deklarasi sepihak hanya merusak reputasi dan marwah organisasi, merusak spirit Memayu Hayuning Bawono, serta mencoreng Marhaenisme sebagai ideologi perjuangan GMNI,” tegasnya.

Lukman mengungkapkan, kericuhan yang berujung deadlock ini telah memicu keprihatinan luas dari para senior GMNI di Jawa Timur. Banyaknya informasi simpang siur yang beredar di media sosial turut memperkeruh situasi.

Sebagai pengurus alumni di daerah tuan rumah, PA GMNI Nganjuk merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal dinamika ini agar kembali ke koridor organisasi yang benar.

“Banyak senior GMNI di Jawa Timur yang mempertanyakan situasi Konferda di Nganjuk akibat maraknya berita simpang siur di media sosial. Sebagai Persatuan Alumni Kabupaten Nganjuk, kami bertanggung jawab memastikan keberlangsungan Konferda Jatim berjalan lancar hingga melahirkan pemimpin berpikiran pejuang yang mampu menjalankan roda organisasi dengan baik,” kata Lukman. (as)

Berita Terkait

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya
Peduli Kesehatan Warga, PT IMLI Gelar Bakti Sosial di Pasuruan
Lutfil Hakim Daftar Ketua PWI Jatim, Dwi Eko Kembali Bidik Ketua DKP

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:28 WIB

BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026

Berita Terbaru

Lifestyle

Kedaulatan Ekonomi di Bawah Bayang-Bayang Indeks

Kamis, 22 Okt 2026 - 18:45 WIB

Lifestyle

Dua Tahun Kekuasaan dan Hak Rakyat Menagih

Kamis, 22 Okt 2026 - 18:31 WIB

Lifestyle

MSCI, Pasar Saham dan Kebijakan Ekonomi Presiden Prabowo

Kamis, 22 Okt 2026 - 15:02 WIB