TKD Sampang Dipangkas Rp98,7 Miliar, Program UHC 2026 Kurang 10Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi Berharap Semua Pihak Memahami Kondisi Keuangan Daerah, Terlebih Pemangkasan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) Sebesar 98,7M Banyak Program Prioritas Terancam Tidak Berjalan Maksimal, Antaranya Dana Program UHC Yang Masih Kurang 10Miliar.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi Berharap Semua Pihak Memahami Kondisi Keuangan Daerah, Terlebih Pemangkasan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) Sebesar 98,7M Banyak Program Prioritas Terancam Tidak Berjalan Maksimal, Antaranya Dana Program UHC Yang Masih Kurang 10Miliar.

“Bupati H. Slamet Junaidi Pastikan Program UHC 2026 Aman Berlanjut”

Jatimraya.com, – SAMPANG – Dalam waktu dekat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang akan menggelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 serta Penyampaian Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026 pada 28 November 2025.

Kepala Bappelitbangda, Hj. Umi Hanik Laila Mengaku Masih Menggodok RAPBD 2026 sebaik Mungkin, Agar Segala Program Prioritas Terlaksana Dengan Baik.

Namun di balik agenda resmi tahunan tersebut, Pemkab Sampang tengah menghadapi persoalan serius. Sejumlah program pembangunan, termasuk program prioritas Universal Health Coverage (UHC), terancam tidak berjalan maksimal akibat kekurangan anggaran lebih dari Rp10 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bappelitbangda Sampang, Hj. Umi Hanik Laila, mengakui bahwa alokasi dana UHC untuk tahun 2026 jauh dari kebutuhan ideal.

“Dana UHC tahun 2026 baru tersedia sekitar Rp44 miliar, sementara kebutuhan mencapai Rp54–56 miliar. Artinya masih kurang lebih dari Rp10 miliar,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Hanik menjelaskan, kekurangan tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat yang memangkas Transfer Ke Daerah (TKD) untuk tahun anggaran 2026. Kondisi ini berdampak langsung pada kemampuan Pemkab menanggung pembiayaan berbagai program prioritas.

“Terdapat penurunan drastis TKD hingga Rp98,7 miliar. Ini tantangan besar bagi daerah untuk mempertahankan layanan dasar, termasuk pembiayaan premi UHC,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkab Sampang dipaksa melakukan efisiensi dan penyesuaian anggaran di berbagai sektor guna menutup kekurangan tersebut.

Terpisah, Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan, menegaskan pihaknya akan berupaya memenuhi kebutuhan seluruh sektor pembangunan, terutama program prioritas seperti UHC.

Ia membenarkan bahwa penyebab utama masalah anggaran adalah kebijakan pemangkasan TKD dari pemerintah pusat.

Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan Saat ditemui, menegaskan pihaknya akan berupaya memenuhi kebutuhan seluruh sektor pembangunan, terutama program prioritas seperti UHC.

“Selain penurunan dana transfer, Sampang juga tidak menerima DAU Infrastruktur dan DAK Fisik. Ini sangat membatasi kemampuan fiskal daerah untuk menutupi beban layanan kesehatan yang sejak sebelumnya saja sudah cukup berat,” tegas Rudi.

Sementara itu, Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, memastikan bahwa program UHC sebagai bentuk jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat tetap aman dan akan terus berjalan.

“Meskipun ada pemangkasan besar, Program UHC tetap aman dan akan berlanjut selama saya memimpin Kabupaten Sampang,” tegasnya di Pendopo Trunojoyo.

Ia menegaskan Pemkab akan melakukan penyesuaian anggaran, termasuk relokasi ulang sejumlah pos, agar kebutuhan UHC terpenuhi sebelum RAPBD 2026 ditetapkan dalam Paripurna.

“Apapun caranya, dana UHC 2026 wajib terpenuhi,” tegasnya.(Yan/F-R)

Penulis : Nurul Hidayat, S.Pd

Editor : Fathor Rahman, S.Sos

Sumber Berita: Liputan

Berita Terkait

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan
PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik
Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:05 WIB

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 April 2026 - 19:32 WIB

Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Senin, 20 April 2026 - 08:49 WIB

PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik

Senin, 20 April 2026 - 08:40 WIB

Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB