Termasuk Dark Chocolate dan Almond, Berikut 10 Jenis Makanan yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 12 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dark chocolate yang memiliki kandungan kakao tinggi mengandung flavonoid yang memiliki antioksidan yang tinggi. (Pexels/Polina Tankilevitch)

Dark chocolate yang memiliki kandungan kakao tinggi mengandung flavonoid yang memiliki antioksidan yang tinggi. (Pexels/Polina Tankilevitch)

JATIMRAYA.COM – Pastikan untuk mengonsumsi makanan ini sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dan beragam.

Berkonsultasilah dengan ahli gizi atau profesional kesehatan sebelum membuat perubahan signifikan pada pola makan Anda.

Berikut adalah 10 jenis makanan yang mengandung antioksidan tinggi:

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Blueberry

Blueberry adalah buah yang kaya akan antioksidan, terutama anthocyanin.

Anthocyanin memberikan warna biru pada blueberry dan memiliki efek antioksidan yang kuat.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: 5 Manfaat Ikan bagi Kesehatan Jantung, Kandungan Asam Lemak Omega-3 Bantu Relaksasi Pembuluh Darah

2. Dark chocolate

Dark chocolate yang memiliki kandungan kakao tinggi mengandung flavonoid.

Seperti katekin dan epikatekin, yang memiliki sifat antioksidan yang kuat.

3. Almond

Almond adalah kacang yang mengandung vitamin E, selenium, dan antioksidan lainnya.

Vitamin E merupakan antioksidan penting yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif.

4. Brokoli

Brokoli mengandung senyawa sulforaphane yang merupakan antioksidan kuat dan juga memiliki efek detoksifikasi pada tubuh.

5. Tomat

Tomat mengandung likopen, yaitu pigmen yang memberikan warna merah pada tomat.

Likopen memiliki efek antioksidan yang kuat dan telah dikaitkan dengan pengurangan risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

6. Teh hijau

Teh hijau mengandung katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan antioksidan kuat dan memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Termasuk melawan peradangan dan melindungi sel-sel dari kerusakan.

7. Bayam

Bayam kaya akan vitamin C, vitamin A, dan senyawa antioksidan lainnya seperti lutein dan zeaxanthin.

Senyawa-senyawa ini membantu melindungi mata dan memiliki efek antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

8. Anggur merah

Anggur merah mengandung resveratrol, suatu senyawa yang memiliki sifat antioksidan.

Resveratrol telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti melindungi jantung dan meningkatkan fungsi kognitif.

9. Delima

Delima kaya akan antioksidan, terutama punicalagin.

Antioksidan ini dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif dan memiliki efek antiinflamasi.

10. Semangka

Semangka mengandung likopen dan vitamin C, kedua zat ini berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif.***

Berita Terkait

Di Antara Singgasana dan Sajadah: Membaca Hakikat Kepemimpinan dalam Islam ala Prabowo
Dari Vladivostok hingga Kamar Jenazah: Menjelang Meledaknya Gunung Es Korupsi Sistemik
Ekuilibirium Teror dan Jendela Overton yang Dipaksa Menganga
BUMN Takut Gagal, Negara Takut Maju: Membongkar Rezim Ketakutan dalam Tata Kelola Korporasi
Ketika Allah Menyebut Namamu: Misteri Resiprositas Ilahi dalam Dzikir
Balasan Bagi Orang Mukmin yang Berbuat Kebajikan
Menegakkan Cahaya dengan Cahaya: Jalan Sufistik Sang Penjaga Kebenaran
Langit Mereka Cerah, Kita Kelelep

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Di Antara Singgasana dan Sajadah: Membaca Hakikat Kepemimpinan dalam Islam ala Prabowo

Sabtu, 5 September 2026 - 14:42 WIB

Dari Vladivostok hingga Kamar Jenazah: Menjelang Meledaknya Gunung Es Korupsi Sistemik

Sabtu, 5 September 2026 - 14:36 WIB

Ekuilibirium Teror dan Jendela Overton yang Dipaksa Menganga

Sabtu, 5 September 2026 - 09:47 WIB

BUMN Takut Gagal, Negara Takut Maju: Membongkar Rezim Ketakutan dalam Tata Kelola Korporasi

Jumat, 4 September 2026 - 10:03 WIB

Ketika Allah Menyebut Namamu: Misteri Resiprositas Ilahi dalam Dzikir

Berita Terbaru