Tim Tagana Magetan Ambil Bagian Perbaiki Rumah Akibat Bencana Hendrometeorologi

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 17 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Tagana Magetan bersama warga Perbaiki rumah rusak yang kena bencana Hendrometeorologi.

Tim Tagana Magetan bersama warga Perbaiki rumah rusak yang kena bencana Hendrometeorologi.

JATIMRAYA.COM – Taruna siaga bencana (Tagana) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ambil bagian memperbaiki kerusakan rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi, Sabtu (16/3/2024).

Sejumlah relawan kemanusiaan ini bekerja tanpa pamrih, memperbaiki rumah warga di Kelurahan Gonggang, Kecamatan Poncol. Sebelumnya di wilayah itu digulung hujan angin yang berlangsung Jumat tengah malam (15/3/2024).

Salah satu rumah warga yang hancur sisi atapnya dihuni Solikin, 65 tahun, bersama anak dan istrinya. Kerusakan rata-rata terdapat pada atap yang berantakan, akibat kuatnya terpaan angin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Tagana yang tiba di lokasi sejak pukul 08.00, langsung melakukan kegiatan kerja bakti. Mereka bekerja menggunakan peralatan petukangan cangkul, sekop, palu, gergaji dan alat sederhana lainnya.

“Rumah warga kami yang rusak, tadi sudah diperbaiki kawan-kawan relawan. Kejadian angin kencang Jumat pukul 11 malam,” tutur Agus Susanto, Kepala Kelurahan Gonggang, kepada jurnalis.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun rumah Solikin mengalami kerusakan cukup berat atap rumah utama, teras dan dapur.

Perbaikan secara gotong royong oleh Tim Tagana sanggup melegakan pemilik rumah. Dalam waktu singkat rumah korban bencana angin kencang sudah layak dihuni kembali.

“Rumah saya sudah tidak hancur berantakan lagi. Kembali nyaman untuk ditempati. Terima kasih relawan Tagana yang membantu memperbaiki rumah kami,” komentar Solikin, pemilik rumah.

Dalam upaya kerja bakti itu Tagana bersinergi dengan petugas kebencanaan lain, BPBD, Babinsa, perangkat desa, pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat.

“Kami bekerja ikhlas berdasar rasa kemanusiaan. Dan kami bangga bisa membantu pihak yang tertimpa bencana,” tutur Faisal, personel Tagana.

Petugas kebencanaan setempat menghimbau, agar masyarakat tidak sedetik pun lengah terhadap kemungkinan munculnya bencana alam.

Untuk itu, masyarakat diminta terus meningkatkan kewaspadaannya, terlebih sepanjang musim penghujan ini. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim yang Berpartisipasi dalam ImagiNation 2026
GMNI FISIP dan Teknik UNTAG Surabaya Gelar Kaderisasi Dasar 2026, Perkuat Ideologi Marhaenisme
Kapolresta Tuban Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Informasi Sehat dan Tangkal Hoaks
PWI Tuban Goes to Campus, Ajak 120 Mahasiswa STAI Senori Jadi Pelopor Informasi Sehat
Dihadiri 40 Ribu Penonton, Konser Slank di Banyuwangi Tutup Tur Nasional 10 Kota
Bupati Sumenep Luncurkan Program Sumenep Bersih Pagi Hari, Patriot Kebersihan Dapat Insentif
Lutfil Hakim Calon Tunggal Ketua PWI Jatim, Konferda Digelar 13 November
Bertemu Khofifah, LDII Jatim Bahas Rakerwil dan Peresmian Gedung Tiga Lantai

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:21 WIB

Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim yang Berpartisipasi dalam ImagiNation 2026

Jumat, 6 November 2026 - 07:27 WIB

GMNI FISIP dan Teknik UNTAG Surabaya Gelar Kaderisasi Dasar 2026, Perkuat Ideologi Marhaenisme

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kapolresta Tuban Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Informasi Sehat dan Tangkal Hoaks

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WIB

PWI Tuban Goes to Campus, Ajak 120 Mahasiswa STAI Senori Jadi Pelopor Informasi Sehat

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Dihadiri 40 Ribu Penonton, Konser Slank di Banyuwangi Tutup Tur Nasional 10 Kota

Berita Terbaru

Lifestyle

Trisakti dan Keberanian Mengoreksi Kawan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:05 WIB