Festival Bandeng dan Udang Sidoarjo 2025 Dibuka, Angkat Identitas dan UMKM Lokal

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, secara resmi membuka Festival Bandeng dan Udang Kabupaten Sidoarjo 2025, dengan slogan “Bandeng Udang Sidoarjo, Kebanggaan yang Mendunia”, sebuah upaya merawat ingatan kolektif sekaligus menyalakan kembali ikon kebanggaan daerah.di GOR parkir timur, jumat (19/12)

Festival yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Desember 2025 ini, menghadirkan 18 tenda UMKM, dari perwakilan masing-masing 18 kecamatan. Setiap stan menjadi etalase kreativitas: bandeng presto, otak-otak, abon, petis, hingga olahan udang dengan sentuhan inovatif khas Sidoarjo.

‎Wabup Mimik Idayana menegaskan, bahwa bandeng dan udang bukan cuma komoditas, melainkan identitas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Festival ini ikon Kabupaten Sidoarjo. Harus terus kita hidupkan,” ujarnya, seraya memberi apresiasi atas inisiatif Dinas Perikanan yang mendorong nilai tambah produk perikanan dan menggerakkan roda ekonomi UMKM.

Ia juga mengajak pelaku usaha, untuk memanfaatkan program permodalan dari Rp5 juta hingga Rp50 juta dengan bunga yang sangat ringan, agar UMKM naik kelas dan berdaya saing.

Usai membuka acara, Mimik tak hanya seremoni meninjau. Ia menyusuri satu per satu stan, memborong dagangan UMKM dengan uang pribadinya—sebuah gestur sederhana namun bermakna, yang menyuntikkan semangat bagi para pelaku usaha kecil.

Asisten I Bidang Ekonomi dan Pembangunan, sekaligus Plt Kepala Dinas Perikanan, Mahmud, menjelaskan festival ini merupakan bagian rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo.

Meski Lelang Bandeng sempat absen dua tahun terakhir akibat menyempitnya lahan tambak dan dampak rob, festival ini menjadi “penjaga api” kebanggaan warga Sidoarjo.

“InsyaAllah tahun depan kita siapkan kembali lelang Bandeng sebagai local wisdom sejak 1952,” katanya.

Festival ini bukan hanya perayaan rasa, melainkan janji: Sidoarjo sedang menata langkah untuk menghidupkan kembali kejayaan Bandeng dan Udang, sebagai denyut ekonomi dan kebanggaan daerah. (Fid)

Berita Terkait

Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital
Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding
Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah
Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya
Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata
IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit
GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Tak Sekadar Seremoni, Siswa Turun ke Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:51 WIB

Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:52 WIB

Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:34 WIB

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya

Berita Terbaru