Salah Satunya Brokoli, Inilah 5 Jenis Sayuran yang Wajib Dibatasi Konsumsìnya bagi Penderita Asam Lambung

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayuran Brokoli. (Pixabay.com /ExplorerBob)

Sayuran Brokoli. (Pixabay.com /ExplorerBob)

JATIMRAYA.COM  – Penderita asam lambung atau GERD perlu lebih selektif dalam memilih jenis makanan, termasuk sayuran.

Meskipun sayuran dikenal sebagai sumber nutrisi penting, tidak semua jenis sayuran aman bagi penderita GERD.

Dengan mengenali sayuran yang aman, penderita GERD dapat menjaga pola makan yang tetap sehat tanpa memicu gejala.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pola makan yang bijak dapat membantu menjaga stabilitas kadar asam lambung dan meningkatkan kualitas hidup.

Dikutip On24jam.com, beŕikut ini sederet sayuran yang wajib dibatasi bagi penderita asam lambung atau GERD:

1. Bawang Bombay

Bawang bombay mengandung fruktosa, jenis gula alami yang sulit dicerna oleh sebagian orang.

Proses fermentasi fruktosa di usus dapat menghasilkan gas berlebih sehingga memicu perut kembung.

Selain itu, bawang bombay juga dapat melemahkan otot sfingter esofagus bawah, katup yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Akibatnya, gejala seperti heartburn atau sensasi terbakar di dada bisa semakin parah.

2. Paprika dan Tomat

Jenis paprika pedas seperti jalapeño atau cayenne memiliki tingkat keasaman tinggi yang dapat mengiritasi lambung.

Selain itu, kandungan asam tinggi pada tomat dapat memperburuk gejala GERD, baik dalam bentuk segar maupun olahan.

3. Kol dan Kembang Kol

Kedua sayuran ini mengandung gula rafinosa, yaitu jenis karbohidrat kompleks yang sulit dicerna tubuh.

Rafinosa akan difermentasi oleh bakteri di usus, menghasilkan gas seperti karbon dioksida, hidrogen, dan metana.

Proses ini dapat menyebabkan perut terasa penuh, kembung, dan sering bersendawa, yang semuanya memperparah gejala GERD.

4. Sawi Putih

Sawi putih menjadi lebih berisiko bagi penderita GERD ketika diolah menjadi makanan fermentasi seperti kimchi.

Proses fermentasi menurunkan pH sawi putih menjadi lebih asam, sehingga meningkatkan risiko kambuhnya asam lambung.

Selain itu, seperti kol, sawi putih juga mengandung gula rafinosa yang dapat memicu produksi gas di usus.

5. Brokoli

Meskipun brokoli kaya akan nutrisi seperti serat, zat besi, dan vitamin, penderita GERD perlu mengkonsumsinya dengan hati-hati.

Kandungan serat yang tinggi dalam brokoli sulit dicerna oleh lambung, yang dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan kembung.

Jika ingin tetap mengkonsumsi brokoli, sebaiknya diolah dengan cara direbus atau dikukus hingga matang sempurna agar lebih mudah dicerna.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infokumkm.com dan Ekbisindonesia.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiidn.com dan Seleb.news

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Berhala Ekonomi Makro dan Paradigma ‘Otomatis’ bagi Sektor Riil
Gubernur Jawa Timur yang Terpasung: Sebuah Refleksi Filosofis tentang Kekuasaan, Ketakutan, dan Pengkhianatan terhadap Atlet
Melampaui Kefanaan: Menyelami Samudera Fana’ul Fana’ sebagai Puncak Tauhid
Pajak, Keadilan Sosial, dan Kedaulatan Ekonomi: Membaca PP No. 20 Tahun 2026 di Tengah Pusaran Geoekonomi Global
Martabat Kedaulatan Yang Terluka: Perang Semesta Melawan Minimarket dan Filosofi Warung yang Tak Boleh Mati
Realitas Pahit di Balik Status Upper-Middle Income Indonesia
“Jangan Cari Perkara”: Rakyat Bisa Tiwikrama
Menakar Dosis Kemunafikan: Ketika Paru-Paru Bangsa Memiliki Kasta

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:46 WIB

Berhala Ekonomi Makro dan Paradigma ‘Otomatis’ bagi Sektor Riil

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:25 WIB

Gubernur Jawa Timur yang Terpasung: Sebuah Refleksi Filosofis tentang Kekuasaan, Ketakutan, dan Pengkhianatan terhadap Atlet

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:57 WIB

Melampaui Kefanaan: Menyelami Samudera Fana’ul Fana’ sebagai Puncak Tauhid

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:26 WIB

Pajak, Keadilan Sosial, dan Kedaulatan Ekonomi: Membaca PP No. 20 Tahun 2026 di Tengah Pusaran Geoekonomi Global

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:44 WIB

Martabat Kedaulatan Yang Terluka: Perang Semesta Melawan Minimarket dan Filosofi Warung yang Tak Boleh Mati

Berita Terbaru