Orang-orang Kafir Wajahnya Menghitam

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro bersama Istri.

Gatot Sundoro bersama Istri.

Oleh: Gatot Sundoro

JATIMRAYA.COM – Alloh SWT menerangkan kepada Nabi Muhammad saw bahwa nanti pada hari kiamat, dia akan melihat wajah orang orang kafir menjadi hitam legam karena sangat ketakutan melihat dan merasakan betapa hebat dan dahsyatnya huru hara waktu itu.

Hal ini dijelaskan dalam surat Az Zumar ayat 60, tafsirnya:” Pada hari kiamat, engkau akan melihat bahwa orang orang yang berdusta kepada Alloh menghitam wajahnya. Bukankah (neraka) Jahanam itu tempat tinggal bagi orang orang yang takabur?”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada sesuatupun yang dapat menyelamatkan orang orang kafir, mereka dikepung bahaya dan malapetaka dari segala penjuru. Kemanapun mereka lari untuk menyelamatan diri selalu dihadang oleh hal hal yang sangat mengerikan, sehingga tidak ada yang memikirkan orang lain maupun sanak saudaranya, kecuali memikirkan dirinya sendiri agar terhindar dari marabahaya maut tersebut.

Hal ini dijelaskan dalam firman ALLOH dalam surat Abasa : 34-37

” Pada hari itu manusia lari dari saudaranya dan dari ibu dan bapaknya, dan dari istri dan anak anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.”

Pada hari kiamat, wajah orang orang kafir menjadi hitam legam karena sangat panik dan sangat ketakutan, nasib mereka sudah pasti, yaitu akan diseret dan dilemparkan kedalam api Neraka yang menyala nyala.

Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah saw bersabda:” Pada hari kiamat dikumpulkan orang orang kafir yang sombong seolah olah mereka adalah biji yang tidak berharga. Mereka tetap dalam keadaan hina sampai mereka diseret ke dalam Netaka Jahanam.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Berita Terkait

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik
KUWALAT DI PELATARAN TAMBAKBERAS: Membaca Tanggung Jawab Kosmis Rais Aam dan Muktamirin
Ketika Arkana III Bertemu Arkana 0: Rekonstruksi Takdir Gus Gudfan di Tengah Kegelapan Muktamar
Ketika Langit Nusantara Bergetar: Membaca Aksara Semesta di Ambang 27 Agustus 2026
Mutilasi Kemasan Konstitusional
Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan
Menjelang Muktamar: Bencana, Syahwat Kekuasaan, dan Kebutaan Spiritual Kita
Perang Hibrida dan Kerentanan Indonesia: Ancaman dari Wilayah Abu-Abu

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Ketika Arkana III Bertemu Arkana 0: Rekonstruksi Takdir Gus Gudfan di Tengah Kegelapan Muktamar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Ketika Langit Nusantara Bergetar: Membaca Aksara Semesta di Ambang 27 Agustus 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Mutilasi Kemasan Konstitusional

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan

Berita Terbaru

Lifestyle

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:40 WIB