Warisan Budaya Tak Benda, Makanan Khas Pecel Madiun dan Grebeg Maulud Dapat Pengakuan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 12 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pecel dan Grebeg Maulud Madiun diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Pexels.com/Agita PrasetyoI)

Pecel dan Grebeg Maulud Madiun diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Pexels.com/Agita PrasetyoI)

JATIMRAYA.COM – Makanan khas Pecel dan agenda Grebeg Maulud di Kota Madiun mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda dalam ajang “East Java Tourism Award” (EJTA) 2022 yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur (Disbudpar Jatim).

Dua penghargaan dalam kategori warisan budaya tak benda tersebut diserahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mewakili Wali Kota Madiun Maidi di Kota Batu pada Sabtu 10 Desember 2022.

“Terima kasih atas penghargaan Pecel dan Grebeg Maulud di Kota Madiun yang diakui sebagai warisan budaya tak benda,” ujar Soeko dalam keterangannya di Madiun, Minggu 11 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Gubernur Khofifah mengapresiasi para pemenang di ajang tersebut.

Orang nomor satu di Jawa Timur itu mengatakan ajang East Java Tourism Award merupakan penambah semangat dan motivasi para insan pariwisata serta pemerintah kota dan kabupaten untuk melestarikan budaya yang dimiliki.

“Terima kasih kepada semua pihak. Ini tentu sebagai dorongan dan motivasi untuk mendaftarkan warisan budaya yang dimiliki,” kata Gubernur.

Gubernur Khofiah berpesan kepada seluruh pihak agar segera mengidentifikasi apa saja kebudayaan khas daerah yang dimiliki agar bisa dikenal dan dikembangkan oleh generasi penerus.

“Saya pesan segera diinventarisir mana saja yang menjadi potensi.”

“Kalau tidak kita yang mendaftarkan maka saya khawatir anak dan cucu kita tidak mengetahui budaya yang dimiliki daerah kita masing-masing,” katanya.

Adapun, East Java Tourism Award 2022 bertujuan untuk memberikan ruang apresiasi kepada insan pariwisata di Jawa Timur.

Terdapat beberapa kategori penghargaan yang diberikan kepada pemenang di antaranya yakni, Penghargaan Daya Tarik Wisata, Lomba Video Profil Desa Wisata Jawa Timur 2022, Lomba Film Pendek Pesona Wisata Jawa Timur, serta Warisan Budaya Tak Benda Provinsi Jawa Timur.

Berita Terkait

Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026
Regenerasi Kepemimpinan, Dr. Nur’annafi Pimpin Fikom Unitomo Periode 2026–2030
Goes to School, Polresta Sidoarjo Tanamkan Disiplin dan Karakter kepada Pelajar
Peringati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, PWI Tuban Gelar Baksos Gratis
Pemkab Sidoarjo Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Karawitan
Transparansi SPPG MBG Antar Kapolresta Sidoarjo Raih IJTI Awards 2026
Cegah Hoaks, Polresta Sidoarjo Edukasi Siswa SMA Bhayangkari Porong soal AI
Polwan Jenggala Presisi Patroli Pasar dan Permukiman di Sidoarjo

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:28 WIB

Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Regenerasi Kepemimpinan, Dr. Nur’annafi Pimpin Fikom Unitomo Periode 2026–2030

Senin, 28 September 2026 - 17:00 WIB

Goes to School, Polresta Sidoarjo Tanamkan Disiplin dan Karakter kepada Pelajar

Minggu, 27 September 2026 - 19:42 WIB

Peringati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, PWI Tuban Gelar Baksos Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:48 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Karawitan

Berita Terbaru

Asian Hall of Fame Mengumumkan Tokoh Terpilih Angkatan 2026

Pers Rilis

Asian Hall of Fame Mengumumkan Tokoh Terpilih Angkatan 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 15:39 WIB