Amalan yang Seharusnya Dilakukan Terhadap Seorang Muslim yang Telah Meninggal Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Dalam Al-Qur’an dan hadits, Rasulullah Saw telah menerangkan beberapa amalan yang bermanfaat bagi seorang muslim yang telah meninggal dunia.

Rasulullah Saw bersabda:” Jika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara, yaitu: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak yang Sholeh.” (HR. Muslim)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hadits diatas, orang yang melakukan amal jariyah semasa hidup akan mendapatkan pahala yang terus mengalir meskipun telah meninggal dunia.

Amalan amalan yang seharusnya dilakukan oleh para keluarga, teman atau kerabat yang masih hidup untuk seorang muslim yang telah meninggal dunia adalah:

1. Memejamkan kedua matanya.

Hal ini berdasarkan hadits dari Ummu Salamah, bahwa Rasulullah Saw pernah menemui jenazah Abu Salamah yang matanya dalam keadaan terbuka, lantas beliau memejamkan nya seraya bersabda:” Sesungguhnya ruh itu apabila dicabut akan diikuti oleh pandangan matanya.”

2. Disekililing jenazah hendaknya jangan gaduh.

Di jaman Nabi Saw, ada sejumlah orang dari pihak keluarga berbuat gaduh disekitar mayit, maka beliau bersabda:” Janganlah kalian mendoakan akan diri kalian, kecuali yang baik baik saja karena sesungguhnya malaikat mengamini apa yang kalian ucapkan.” ( HR. Muslim, Ahmad, Muslim dan Baihaqi)

Berita Terkait

Angka 52 Persen sebagai Sinyal Politik: Taktik dan Strategi di Balik Pernyataan Danantara
Jempol untuk Blak-Blakan Doni
Kok Haji Isam?
Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki
Membeli Gelembung, Menjual Halusinasi: Dari Tanah Spekulatif hingga Kasino Bursa
Labirin Kekuasaan, Kompromat, dan Retorika “Risiko Bisnis”
Ketika Uang Berbiak Tanpa Keringat: Wajah Perekonomian Kita Hari Ini
Tinta Takdir yang Kering, Hati yang Merdeka

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Angka 52 Persen sebagai Sinyal Politik: Taktik dan Strategi di Balik Pernyataan Danantara

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jempol untuk Blak-Blakan Doni

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Membeli Gelembung, Menjual Halusinasi: Dari Tanah Spekulatif hingga Kasino Bursa

Berita Terbaru

Lifestyle

Jempol untuk Blak-Blakan Doni

Senin, 26 Okt 2026 - 20:01 WIB