Anak Keturunan Adam dan Taqdir dalam Kehidupannya

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro.

Gatot Sundoro.

Oleh: Gatot Sundoro

JATIMRAYA.COM – Jauh sebelum ilmu pengetahuan modern menemukan proses pembentukan manusia dalam kandungan; pada tahun ke 7 masehi Al-Quran telah menjelaskan proses pembentukan embrio manusia.

Prof. Keith L Moore, guru besar Departemen Anatomi dan Biologi Sel Universitas Toronto di Kanada telah membuktikan akan kebenaran firman ALLOH SWT itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saya tidak tahu apa apa tentang agama, namun saya meyakini kebenaran fakta yang terkandung dalam Al-Quran dan Sunah.” Papar Moore yang terkagum kagum dengan kandungan Al-Quran yang secara akurat menjelaskan perkembangan embrio manusia dalam janin seorang ibu.

Proses penciptaan manusia dalam rahim dijelaskan dalam surat Al-Mu’minun ayat : 12-14

:” Dan, sesungguhnya KAMI telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian, KAMI jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) ditempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu KAMI jadikan segumpal darah. Lalu, segumpal darah itu KAMI jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu KAMI jadikan tulang belulang. Lalu, tulang belulang itu KAMI bungkus daging. Kemudian, KAMI jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain…….”

Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah saw bersabda:” Sesungguhnya manusia mulai diciptakan didalam perut ibunya setelah proses 40 hari, kemudian menjadi segumpal darah setelah 40 hari berikutnya, lalu menjadi segumpal daging setelah 40 hari berikutnya. Setelah itu ALLOH AZZA WA JALLA mengutus seorang malaikat untuk menghembuskan roh kedalam dirinya dan diperintahkan dengan empat kalimat (hal) dan dikatakan kepadanya: Tulislah amalannya, rejekinya dan ajalnya serta celaka atau bahagia-(nya). (HR. Bukhari)

Berita Terkait

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik
KUWALAT DI PELATARAN TAMBAKBERAS: Membaca Tanggung Jawab Kosmis Rais Aam dan Muktamirin
Ketika Arkana III Bertemu Arkana 0: Rekonstruksi Takdir Gus Gudfan di Tengah Kegelapan Muktamar
Ketika Langit Nusantara Bergetar: Membaca Aksara Semesta di Ambang 27 Agustus 2026
Mutilasi Kemasan Konstitusional
Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan
Menjelang Muktamar: Bencana, Syahwat Kekuasaan, dan Kebutaan Spiritual Kita
Perang Hibrida dan Kerentanan Indonesia: Ancaman dari Wilayah Abu-Abu

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Ketika Arkana III Bertemu Arkana 0: Rekonstruksi Takdir Gus Gudfan di Tengah Kegelapan Muktamar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Ketika Langit Nusantara Bergetar: Membaca Aksara Semesta di Ambang 27 Agustus 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Mutilasi Kemasan Konstitusional

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan

Berita Terbaru

Lifestyle

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:40 WIB