Angkat Budaya Leluhur, PWI Jatim Gelar Pameran Lukisan Jansen Jasien

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim bersama pelukis Jansen Jasien.

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim bersama pelukis Jansen Jasien.

JATIMRAYA.COM – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim) menggelar pameran tunggal lukisan ‘Jansen Jasien’ bertajuk ‘JELAJAH PERADABAN LELUHUR’.

Pemeran lukisan dengan aliran ekspresionist ini digelar selama 5 hari, mulai tgl 28 Feb- hingga 5 Maret 2024 di Balai Wartawan A. Aziz jl. Taman Apsari no 15-17 Surabaya.

Saat membuka acara pemeran, Lutfil Hakim Ketua PWI Jatim mengatakan bahwa pemeran tunggal lukisan ini adalah yang pertama digelar di PWI Jatim dalam rangkaian HPN, karena filosofi pelukis yang dipamerkan ada kaitannya dengan kinerja wartawan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aliran pelukis ini goresan kanvasnya liar dan bebas, hal ini ada kesamaannya dengan kinerja wartawan, yakni boleh berimprovisasi seliar-liarnya namun masih dalam garis dan konteks jurnalistik,” ucap wartawan senior yang akrab disapa Cak Item ini. Rabu (28/02/2024)

Cak Item berharap pengunjung sekaligus sebagai penikmat lukisan karya Jasen Jasien ini tidak hanya menilai soal keindahan goresan cat nya, namun bisa lebih memaknai sejarah yang terkandung dalam lukisan yang di ekspresikan.

“Maka saya minta kepada seluruh pengunjung yang hadir, terutama para wartawan untuk menggali makna dibalik lukisan yang dihasilkam oleh Pak Jasien. Sehingga bisa menuangkan karya tulisannya dengan baik, bijak dan kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan. Artinya menghindari HOAX,” tuturnya.

Disaat yang sama, Jasen Jasien sang pelukis menyampaikan bahwa hasil karya yang dipersembahkan dalam pameran kali ini merupakan persembahan agungnya kepada para leluhur di seluruh nusantara.

“Karya ini saya persembahkan kepada para leluhur,” ucap Jansen Jasien

Dia menuturkan bahwa seluruh karyanya untuk memperkenalkan situs-situs yang ada di Jatim, sehingga banyak mengandung lukisan yang bergambar candi dan arca.

“Generasi sekarang ini banyak yang tidak paham, apa itu Kanjuruhan yang taunya adalah stadion sepakbola. Apa itu kendedes, yang taunya adalah kolam renang, begitu juga dengan Gajayana,” tandasnya.

Padahal, lanjutnya, mereka tidak mengerti jika itu semua adalah kekayaan budaya leluhur kita semua dan merupakan cikal bakal berdirinya negara Indonesia. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk
Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme
Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo
Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WIB

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Rabu, 9 September 2026 - 11:27 WIB

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk

Rabu, 9 September 2026 - 09:00 WIB

Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 9 September 2026 - 08:53 WIB

Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme

Rabu, 9 September 2026 - 08:45 WIB

Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo

Berita Terbaru