Bara Tungku Tradisional Kembali Menyala, Dapur Warga Madiun Ludes Terbakar

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan dapur milik Hadi Rukiman, 70 tahun, warga Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Madiun, Jawa Timur, musnah terbakar, Jumat (18/09/2026).

Bangunan dapur milik Hadi Rukiman, 70 tahun, warga Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Madiun, Jawa Timur, musnah terbakar, Jumat (18/09/2026).

JATIMRAYA.COM – Bangunan dapur milik Hadi Rukiman, 70 tahun, warga Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Madiun, Jawa Timur, musnah terbakar, Jumat (18/09/2026).

Kebakaran diduga dipicu berkobarnya kembali sisa bara api bahan bakar kayu pada tungku tradisional, yang oleh pemiliknya belum dimatikan dengan sempurna usai memasak.

Berkobarnya api berlangsung pada dini hari, ketika seisi rumah tengah terlelap istirahat. Sisa perapian memasak yang belum padam betul itu, tanpa disadari pemilik kembali menyala dan menjalar ke tumpukan kayu bakar yang teronggok di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Api pun bak sengaja dinyalakan. Langsung membesar dan membakar bagian lain bangunan, tak terkecuali menyambar seluruh perabotan memasak di ruangan itu.

“Iya benar ada rumah warga saya yang terbakar. Penyebab pasti kebakaran belum tahu. Saya baru mau ngecek. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu,” kata kepala desa setempat, Heru Setyo Busono, menjawab koresponden.

Kebakaran pertama kali diketahui salah seorang anggota keluarga, yang terbangun karena suara gaduh sejumlah kambing piaraannya yang berada tak jauh dari dapur.

Mendapati itu dia bergegas kembali ke kamar tidur untuk memberitahukannya kepada ayahnya (Hadi Rukiman). Sontak keduanya berjibaku melawan api dengan cara manual, sembari meminta pertolongan kepada tetangga kiri kanannya.

“Dari dalam rumah saya melihat ada api yang berkobar di ruangan dapur. Saya langsung memanggil bapak saya, sambil berteriak minta tolong,” kata anak korban menjelaskan kepada petugas Tagana yang melakukan pendataan. (as/fin)

Berita Terkait

Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim yang Berpartisipasi dalam ImagiNation 2026
GMNI FISIP dan Teknik UNTAG Surabaya Gelar Kaderisasi Dasar 2026, Perkuat Ideologi Marhaenisme
Kapolresta Tuban Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Informasi Sehat dan Tangkal Hoaks
PWI Tuban Goes to Campus, Ajak 120 Mahasiswa STAI Senori Jadi Pelopor Informasi Sehat
Dihadiri 40 Ribu Penonton, Konser Slank di Banyuwangi Tutup Tur Nasional 10 Kota
Bupati Sumenep Luncurkan Program Sumenep Bersih Pagi Hari, Patriot Kebersihan Dapat Insentif
Lutfil Hakim Calon Tunggal Ketua PWI Jatim, Konferda Digelar 13 November
Bertemu Khofifah, LDII Jatim Bahas Rakerwil dan Peresmian Gedung Tiga Lantai

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:21 WIB

Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim yang Berpartisipasi dalam ImagiNation 2026

Jumat, 6 November 2026 - 07:27 WIB

GMNI FISIP dan Teknik UNTAG Surabaya Gelar Kaderisasi Dasar 2026, Perkuat Ideologi Marhaenisme

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kapolresta Tuban Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Informasi Sehat dan Tangkal Hoaks

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WIB

PWI Tuban Goes to Campus, Ajak 120 Mahasiswa STAI Senori Jadi Pelopor Informasi Sehat

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Dihadiri 40 Ribu Penonton, Konser Slank di Banyuwangi Tutup Tur Nasional 10 Kota

Berita Terbaru

Lifestyle

Trisakti dan Keberanian Mengoreksi Kawan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:05 WIB