Berbusana Yang Bagus Setiap Memasuki Masjid

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Sebelum Nabi Muhammad Saw membawa risalah Islam di jazirah Arab, kaum musyrikin mempunyai tradisi apabila mereka melakukan tawaf adalah tanpa busana; Praktik ini didasari keyakinan sesat bahwa pakaian yang mereka kenakan saat melakukan maksiat tidak layak digunakan untuk mengelilingi Ka’bah. Mereka juga menganggap tawaf dengan bertelanjang berarti terlahir kembali dalam keadaan suci.

Hal ini dibantah oleh Islam.

Menurut syariat Islam, umat Islam dianjurkan mengenakan busana yang terbaik, bersih, suci dan menutup aurat setiap ke masjid.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara spesifik dijelaskan dalam Al-Qur’an, surat Al-A’raf ayat 31

ALLOH berfirman:” Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid…….”

Lebih sopan lagi kalau pakaian itu bersih dan baik, juga indah yang dapat menambah keindahan seseorang dalam beribadah menyembah ALLOH. sebagaimana seseorang berdandan dengan memakai pakaian yang indah dikala menghadiri undangan.

Maka seharusnya pergi ketempat ibadah untuk menyembah ALLOH tentu lebih pantas lagi pakaiannya, bahkan harus lebih utama.

Kalaulah memang pakaiannya cuma selembar saja, yang penting memadai dan menutup aurat; tetapi kalau seseorang punya banyak pakaian dan pilihannya, maka lebih utama ia memakai yang bagus.

Dari Ibnu Umar, Rasulullah Saw bersabda:” Apabila salah seorang diantara kamu hendak mengerjakan sholat, hendaklah memakai dua kain, karena untuk ALLOH yang lebih pantas seseorang berdandan. Jika tidak ada dua helai kain, maka cukuplah sehelai saja untuk dipakai sholat. Janganlah berkelumun (membungkus badan dengan kain) dalam sholat, seperti berkelumunnya orang orang Yahudi (HR. Thabrani dan Baihaqi).

Salah satu cucu Rasulullah Saw, yakni Hasan, apabila ia akan melaksanakan sholat, ia memakai pakaiannya yang bagus.

Ketika ditanya kenapa ia melakukan hal tersebut. Hasan menjawab:” ALLOH itu suka keindahan, maka saya memakai pakaian yang bagus.”

Berita Terkait

Indonesia Bukan Satelit: Menolak “Pivot Washington” dan Menegaskan Kedaulatan Aktif di Abad Multipolar
Panggung P21 dan Luka Ideologis Negara Hukum Kita
Kongres Nasional IV GSNI: Konsolidasi Pelajar Nasionalis dan Pertaruhan Masa Depan Kebangsaan
Berhala Ekonomi Makro dan Paradigma ‘Otomatis’ bagi Sektor Riil
Gubernur Jawa Timur yang Terpasung: Sebuah Refleksi Filosofis tentang Kekuasaan, Ketakutan, dan Pengkhianatan terhadap Atlet
Melampaui Kefanaan: Menyelami Samudera Fana’ul Fana’ sebagai Puncak Tauhid
Pajak, Keadilan Sosial, dan Kedaulatan Ekonomi: Membaca PP No. 20 Tahun 2026 di Tengah Pusaran Geoekonomi Global
Martabat Kedaulatan Yang Terluka: Perang Semesta Melawan Minimarket dan Filosofi Warung yang Tak Boleh Mati

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:46 WIB

Berbusana Yang Bagus Setiap Memasuki Masjid

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:52 WIB

Indonesia Bukan Satelit: Menolak “Pivot Washington” dan Menegaskan Kedaulatan Aktif di Abad Multipolar

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:35 WIB

Panggung P21 dan Luka Ideologis Negara Hukum Kita

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:05 WIB

Kongres Nasional IV GSNI: Konsolidasi Pelajar Nasionalis dan Pertaruhan Masa Depan Kebangsaan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:46 WIB

Berhala Ekonomi Makro dan Paradigma ‘Otomatis’ bagi Sektor Riil

Berita Terbaru

Lifestyle

Berbusana Yang Bagus Setiap Memasuki Masjid

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:46 WIB

Lifestyle

Panggung P21 dan Luka Ideologis Negara Hukum Kita

Jumat, 5 Jun 2026 - 07:35 WIB