Bidik Pendapatan Rp42,5 Miliar, PT Loka Refractories Garap Serius Pasar Magnesia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – PT Loka Refractories (Wira Jatim Group) mentargetkan pendapatan sebesar Rp42,5 miliar pada 2026 dengan memperbesar penjualan material refractori berbasis magnesia seperti pada aplikasi metal, slag, zone, dan lainnya, selain tetap mempertahankan ceruk pasar refractori berbasis material alumina dan silica.

Direktur Loka Refractories Aria B. Soebagio mengatakan, sejauh ini pihaknya lebih banyak menggarap material alumina dan sebagian silica di-hampir semua konstruksi refraktori. Jika kondisi perekonomian nasional tetap stabil pada 2026, segmen pasar material alumina dan silica masih bisa diperluas – selain memperbesar segmen baru di material magnesia.

“Refractori material alumina dan silica tetap kami pertahankan karena masih ada ceruk pasar untuk terus dikembangkan. Namun basis material megnesia ke depan sangat besar pasarnya, kami akan garap serius sektor ini,” kata Aria saat ditanya wartawan di sela HUT PT Loka ke 107, Kamis (15/1/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebutuhan material refraktori, menurutnya, sekitar 52,800 ton per tahun. Produsen lokal hanya bisa mengambil 25% dari market share, dan itu pun sebagian besar merupakan material alumina base. Dari keseluruhan pemakaian refractori, magnesia brick sekitar 73%, sementara 27% sisanya merupakan firebrick dengan kandungan alumina dan silica

Jika melihat prediksi perekonomian nasional 2026, lanjutnya, sektor – sektor industri yang fabrikasinya menggunakan refractori nampaknya masih akan terus tumbuh. Industri smelter selama ini masih yang terbesar terhadap pemakaian refractori yakni sekitar 39%, besi dan baja 23%, diikuti sektor lainnya seperti petroleum dan chemical, agro industry, semen, glass dan keramik.

Terkait dengan itu, kata Aria, PT Loka akan memperkuat segmen baru dan terus mengembangkan teknologi produk, serta fokus ke faktor pendukung seperti R&D dan SDM. “Industri refractori tidak boleh mandeg secara teknologi. Pengembangan teknologi dan R&D harus terus – menerus dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Loka Lutfil Hakim, mengatakan potensi pasar pemakaian refractory yang bisa diambil masih sangat, termasuk industri menengah – kecil di berbagai sektor yang ada di wilayah Jatim. “PT Loka selama ini lebih banyak mengambil pekerjaan konstruksi refractori ke industri – industri skala besar, termasuk BUMN. Ke depan pabrik yang kecil – kecil kalau dikumpulkan sebenarnya potensinya besar juga,” katanya.

PT Loka merupakan anak perusahaan dari Wira Group (BUMD milik Pemprov Jatim). Perusahaan bidang refractori ini sudah berdiri sejak 1919. Pada peringatan HUT ke 107, Kamis (15/1/2026) dihadiri oleh sejumlah rekanan industri, serta jajaran BOD dan pimpinan Wira Group. Pada kesempatann tersebut, Direksi PT Loka Aria Soebagio menyerahkan penghargaan kepada sejumlah karyawan terbaik selama 2025.

Berita Terkait

Peringati Hari Pangan Sedunia, Sidoarjo Jaga Stabilitas Harga Pangan
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SARI ROTI Gelar Go To School di Ponorogo, Hadirkan Lomba Mewarnai hingga Kreasi Roti
BRI Surabaya Perkuat Digitalisasi UMKM melalui Fasilitas WiFi di Pasar Keputran
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Bisnis Tetap Jalan, Keluarga Tetap Aman: 5 Langkah Finansial untuk Pemilik Usaha

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Sidoarjo Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:39 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:12 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

SARI ROTI Gelar Go To School di Ponorogo, Hadirkan Lomba Mewarnai hingga Kreasi Roti

Berita Terbaru