Bocah 15 Tahun di Magetan Tewas Tercebur ke Sungai Kedung Ceplok Saat Memancing

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Seorang bocah laki-laki warga Desa Pragak, Kecamatan Parang, Magetan, Jawa Timur, ditemukan tewas tercebur ke sungai sedalam 5 meter, Sabtu sore (22/11/2025). Sebelumnya, korban bersama tiga rekan sebayanya diketahui tengah asyik mengail ikan di seputaran bibir sungai itu.

Korban diketahui bernama Raditya Destan, 15 tahun. Sedangkan ketiga teman sepermainan korban yang tinggal sekampung dengannya, masing-masing Andre, 13 tahun, Misel, 16 tahun dan Kelvin, 15 tahun.

Mengutip sumber di lokasi kejadian menyebutkan, ketiga teman korban yang selamat sebenarnya sudah berupaya menolong korban yang timbul tenggelam di perairan sungai. Upayanya gagal, lantaran selain korban, ketiga temannya ternyata juga tidak cakap berenang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keadaan gupuh gapah karena merasa tak sanggup lagi menyelamatkan jiwa korban, mereka langsung memberitahukan kejadian itu kepada warga setempat. Hingga langsung dilakukan pencarian oleh warga, sambil menunggu kedatangan Tim SAR BPBD setempat.

Salah seorang teman korban mengatakan, mereka berempat sepakat mengail ikan di Sungai Kedung Ceplok, Desa Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Magetan. Mereka berangkat dari rumah masing-masing sekitar pukul 10.00.

“Kami berusaha menolong teman saya yang tenggelam itu. Tapi gak bisa. Karena kami juga gak bisa berenang. Akhirnya korban benar-benar tenggelam,” tutut salah seorang teman korban.

Kepala Desa Lembeyan Kulon, Dodik Dwiarto, kepada koresponden mengatakan, saat hendak pulang pukul 13.00 korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh di kedung sedalam 5 meter, yakni sisi perairan sungai yang dalam.

Menurut Dodik, Tim SAR BPBD Magetan dan masyarakat akhirnya berhasil menemukan tubuh korban yang sudah menjadi mayat. Jasad itu dievakuasi dari perairan sungai yang dalam.

“Infonya berangkat memancing ikan sebanyam 4 orang. Saat akan pulang, korban terpeleset dan jatuh di bagian sungai yang dalam. Kedalaman antara 3 sampai 5 meter. Tapi tiga teman korban selamat,” kata Dodik.

Aparat kepolisian setempat yang tiba di lokasi kejadian langsung membawa jasad korban ke rumah duka, setelah dilakukan pemeriksaan bersama tim medis Puskesmas setempat.

Atas kejadian ini, BPBD Magetan kembali mengingatkan seluruh masyarakat setempat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap anggota keluarganya yang berada di sekitar area membahayakan.

“Meski terlihat berair tenang, namun air sekitar bendungan memiliki daya hidap yang kuat. Jika terjebak, maka sulit melepaskan diri,” pesan Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan, Reny Wahyu Puspita Sari. (as/fin)

Berita Terkait

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan
PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik
Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:05 WIB

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 April 2026 - 19:32 WIB

Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Senin, 20 April 2026 - 08:49 WIB

PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik

Senin, 20 April 2026 - 08:40 WIB

Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB