JATIMRAYA.COM – Pemkab Sidoarjo menggelar kegiatan sosialisasi anti korupsi dan deklarasi komitmen bersama tanpa benturan kepentingan antara legislatif dan eksekutif dalam usulan pokok-pokok pikiran DPRD serta usulan hibah / bantuan sosial di Kabupaten Sidoarjo tahun 2025, Kamis (6/6) di Hotel Shangrila, Surabaya.
Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari program aksi anti korupsi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang diinisiasi Pemkab Sidoarjo dibuka langsung oleh Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi, S.H., M.Kn.
Menurut Subandi kegiatan semacam ini sangat penting dan memiliki nilai strategis. Mengingat, korupsi menjadi tantangan terbesar yang kita hadapi dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korupsi ini bukan hanya merugikan negara, tapi juga mampu mengikis kepercayaan publik terhadap pemerintah,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sosialisasi ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memerangi korupsi. Penekanan dalam kegiatan ini, adanya komitmen bersama anti korupsi tanpa benturan kepentingan antara legislatif dan eksekutif dalam ususlan pokok- pokok pikiran DPRD serta usulan hibah atau dana sosial di Kabupaten Sidoarjo tahun 2025.
“Mari kita bersama-sama memperkuat pemahaman dan kesadaran akan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, “ lanjutnya.
Lebih lanjut, Ia berpesan bahwa kegiatan merupakan agenda besar. Dimana deklarasi komitmen bersama anti korupsi disaksikan oleh stakeholder baik internal maupaun eksternal. Untuk itu, saya berharap apa yang kita lakukan hari ini dapat diterapkan menjadi awal perubahan yang lebih baik.
Baca Juga:
Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Hadiri Bakti Sosial Makan Gratis Sehat di Blukid Square
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia
Pemkab Sidoarjo Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Kelompok Tani dan Bantuan Alsintan
Forum semacam ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat dalam mencegah dan memberantas korupsi. Kedepannya di tahun 2025 kita jadikan sebagai momentum perubahan, dimana integritas dan transparansi menjadi landasan utama dalam setiap langkah dan kebijakan yang kita ambil. (Andy Setiawan)***













