Diterpa Hujan dan Angin, Sebuah Rumah Milik Janda Renta Ambyar di Kabupaten Madiun

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 29 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah milik seorang janda renta di Madiun, Jawa Timur, ambyar diterpa hujan. (Dok. FIN)

Rumah milik seorang janda renta di Madiun, Jawa Timur, ambyar diterpa hujan. (Dok. FIN)

JATIMRAYA.COM – Sebuah rumah milik seorang janda renta di Madiun, Jawa Timur, ambyar diterpa hujan, Rabu 28 Desember 2022.

Meski hujan tidak lebat dengan kombinasi angin ribut, namun rumah itu hancur, lantaran berdinding anyaman bambu dengan penyangga kayu bambu bahkan dalam kondisi reot.

Rumah mengenaskan itu merupakan satu-satunya ‘kekayaan’ milik Mbah Sireng (75 tahun), warga Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu. Rumah janda miskin itu berdiri diantara bangunan rumah modern, tetangga kanan kirinya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum akhirnya rumah itu ambyar dan merata dengan tanah, cuaca di sekitar kejadian tengah berlangsung hujan intensitas ringan.

“Sebenarnya curah hujan tidak deras. Juga tidak terjadi angin ribut. Tapi karena rumah Mbah Sireng memang sudah reot dan miring, maka tetap roboh,” tutur Priyadi, warga setempat.

Beruntung, saat kejadian Mbah Sireng tidak berada di dalam rumah. Dia tengah berada di rumah tetangganya, untuk keperluan pribadi.

Aparat yang terkait penanganan kebencanaan setempat, Tagana, Dinas Sosial, Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa dan warga sekitar langsung turun tangan melakukan kerja bakti.

Mereka bekerja menyingkirkan dan merapikan material rumah yang berserakan, yang umumnya sudah tidak layak dipergunakan kembali.

Lantaran tidak mungkin pekerja membangun kembali rumah menggunakan material bekas tersebut, untuk sementara Mbah Sireng terpaksa tinggal di rumah tetangganya.

Petugas Dinas Sosial Kabupaten Madiun memberikan beberapa bantuan kepada korban. Itu dilakukan untuk membantu korban, selama petugas berupaya memperbaiki rumahnya.

“Ya, tadi kami menyerahkan beras, selimut, sarung, daster dan matras. Juga kasur dan satu paket family kid,” tutur Hariadi, petugas Tagana.

Saat ini pemerintah daerah setempat tengah memikirkan rencana membangun rumah korban, yang lebih permanen agar layak ditinggali. (fin)

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Apresiasi Tokoh Inspiratif, PWI Gresik dan DPRD Gelar Giri Pancasuar Awards (GPA) 2026
Ngopi Bareng Kemendagri, Pemkab Sidoarjo Perkuat Otonomi Daerah dan Akuntabilitas Keuangan
Pemkab Sidoarjo Resmi Luncurkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk 42.000 Pekerja Rentan
Kapolsek Buduran Hadiri Lomba Layang-Layang Kite Fighter, Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Tawuran
Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini, Polsek Buduran Edukasi Siswa MI 1 Sidoarjo
PWI Tuban Rayakan HUT ke-81 RI dengan Doa Bersama dan Lomba Tradisional
Soroti Rawan Laka di Proppo, Ketua PWI Pamekasan Ulas Teori Butterfly Effect dan Bad News Is Good News
Pemkab Sidoarjo Tertibkan 21 Bangunan Liar di Eks Lokalisasi Krengseng Krian

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Apresiasi Tokoh Inspiratif, PWI Gresik dan DPRD Gelar Giri Pancasuar Awards (GPA) 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Ngopi Bareng Kemendagri, Pemkab Sidoarjo Perkuat Otonomi Daerah dan Akuntabilitas Keuangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Pemkab Sidoarjo Resmi Luncurkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk 42.000 Pekerja Rentan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini, Polsek Buduran Edukasi Siswa MI 1 Sidoarjo

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:40 WIB

PWI Tuban Rayakan HUT ke-81 RI dengan Doa Bersama dan Lomba Tradisional

Berita Terbaru