Dituding Terlibat Penjualan Miras, Oknum Polisi Tegaskan Tak Pernah Minta Uang

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Polemik terkait penggerebekan penjualan minuman keras (miras) di wilayah Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, yang sempat dikaitkan dengan dugaan keterlibatan oknum aparat Kepolisian, akhirnya mendapat klarifikasi dari sejumlah pihak.

Anggota Kepolisian berinisial TGH secara tegas membantah tudingan bahwa dirinya terlibat sebagai pemasok arak maupun meminta sejumlah uang kepada penjual miras.

“Saya tidak pernah meminta apalagi menjadi pemasok arak kepada Tuminah. Justru kami sudah beberapa kali menegur agar menghentikan penjualan miras demi menjaga situasi kamtibmas,” ujar TGH, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi terpisah, Tuminah yang berjualan arak di kawasan eks tol Tanggulangin–Porong, juga membantah adanya permintaan uang maupun suplai arak dari oknum aparat Kepolisian. Ia mengaku selama ini justru mendapatkan teguran dari pihak Kepolisian agar menutup aktivitas penjualan minuman keras.

“Tidak ada permintaan uang atau suplai arak dari Polisi. Yang ada justru saya ditegur jajaran Polsek Tanggulangin untuk segera menutup penjualan miras,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanggulangin, Kompol Anggono Jaya, menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga integritas dan profesionalitas anggota. Ia memastikan tidak akan mentolerir apabila ditemukan pelanggaran kode etik di internal Kepolisian.

“Jika ada anggota kami yang bertindak di luar aturan dan mencederai institusi Polri, kami pastikan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kompol Anggono Jaya di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa penertiban peredaran miras di wilayah Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan jajaran Polsek Tanggulangin sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang beredar serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan transparan. (Rin)

Berita Terkait

BRI Jemursari dan Polda Jatim Perkuat Sinergi, Tingkatkan Layanan Keuangan untuk Personel Polri
Prestasi Nasional, Mahasiswi IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Bidang Akuntansi
Pemkot Madiun Dorong Deteksi Dini, RSUD Sogaten Buka Skrining Kanker Rektum Gratis
BRImo Campus Ambassador Surabaya 2026 Sukses Digelar, BRI Gandeng Mahasiswa Percepat Inklusi Keuangan Digital
Hari Pertama UAS UNIBA Madura Berjalan Sukses, Rektor Dorong Budaya Jujur di Lingkungan Akademik
Dugaan Hilangnya Netralitas Polrestabes Surabaya Dalam Penanganan Perkara Dewan Kesenian Surabaya
Peternak Ayam Petelur Jatim Terancam Gulung Tikar, PATERAIN Ajukan Lima Tuntutan ke DPRD
Kolaborasi Sister Fillah dan HIMAKEB Unija, 100 Anak Yatim Terima Santunan Muharram

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:53 WIB

BRI Jemursari dan Polda Jatim Perkuat Sinergi, Tingkatkan Layanan Keuangan untuk Personel Polri

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:19 WIB

Prestasi Nasional, Mahasiswi IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Bidang Akuntansi

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:54 WIB

Pemkot Madiun Dorong Deteksi Dini, RSUD Sogaten Buka Skrining Kanker Rektum Gratis

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:18 WIB

BRImo Campus Ambassador Surabaya 2026 Sukses Digelar, BRI Gandeng Mahasiswa Percepat Inklusi Keuangan Digital

Senin, 29 Juni 2026 - 16:54 WIB

Hari Pertama UAS UNIBA Madura Berjalan Sukses, Rektor Dorong Budaya Jujur di Lingkungan Akademik

Berita Terbaru

Lifestyle

Dhele Kopong di Hati Pemimpin

Kamis, 2 Jul 2026 - 11:56 WIB