Menggapai Lailatul Qadar

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling agung dalam Islam, malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Malam yang tidak hanya dikenal sebagai malam turunnya Al-Qur’an, tetapi juga diyakini sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Keistimewaan malam Lailatul Qadar disebutkan sebagai karunia khusus yang ALLOH SWT berikan kepada umat Nabi Muhammad Saw sehingga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meraih pahala berlipat ganda dalam waktu yang singkat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalil yang tegas kapan waktunya malam Lailatul Qadar para ulama besar berbeda pendapat.

Namun sebagian besar berpendapat malam Lailatul Qadar terjadi pada malam malam ganjil di sepuluh malam terakhir ramadhan.

Di Mekkah – Madinah pun. Umumnya jama’ah sholat qiyamullail padat pada malam malam ganjil di sepuluh hari terakhir ramadhan.

Terutama di malam ke 27, jama’ahnya luar biasa padat.

Hanya saja ALLOH SWT merahasiakan malam itu kepada kita, sehingga tetap dipersilahkan untuk mencarinya disemua malam sepuluh terakhir ramadhan.

Kenapa malam Lailatul Qadar diburu umat muslim? Karena beberapa keistimewaan dan adanya Rahmat ALLOH yang dicurahkan didalamnya;

Berikut lima keistimewaan malam Lailatul Qadar:

1. Ampunan atas dosa dosa yang telah lalu.

Hal ini ditegaskan oleh Abu Hurairah yang meriwayatkan sabda Rasulullah Saw:” Barangsiapa yang beribadah di malam Lailatul Qadar dengan penuh iman dan mengharap pahala dari ALLOH, maka diampuni dosa dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Malam itu diturunkannya Al-Qur’an.

ALLOH SWT menegaskan dalam QS. Al-Qadr, ayat 1 :” Sesungguhnya KAMI telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar.”

3. Malam yang penuh keberkahan.

Dalam QS. Ad-Dhukan ayat 3, ALLOH SWT berfirman:” Sesungguhnya KAMI menurunkannya pada malam yang diberkahi.”

4. Turunnya para malaikat ke bumi.

Dalam QS Al Qadri ayat 4 disebutkan:” Pada malam itu turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”

5. Menghadirkan ketenangan dan kedamaian hati.

Momen yang terbaik untuk introspeksi diri dan mendekatkan diri kepada ALLOH SWT, sehingga hati bisa tentram, penuh kedamaian serta dipenuhi akan mendapatkan Rahmat dan ampunan -NYA.

Berita Terkait

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik
KUWALAT DI PELATARAN TAMBAKBERAS: Membaca Tanggung Jawab Kosmis Rais Aam dan Muktamirin
Ketika Arkana III Bertemu Arkana 0: Rekonstruksi Takdir Gus Gudfan di Tengah Kegelapan Muktamar
Ketika Langit Nusantara Bergetar: Membaca Aksara Semesta di Ambang 27 Agustus 2026
Mutilasi Kemasan Konstitusional
Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan
Menjelang Muktamar: Bencana, Syahwat Kekuasaan, dan Kebutaan Spiritual Kita
Perang Hibrida dan Kerentanan Indonesia: Ancaman dari Wilayah Abu-Abu

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Ketika Arkana III Bertemu Arkana 0: Rekonstruksi Takdir Gus Gudfan di Tengah Kegelapan Muktamar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Ketika Langit Nusantara Bergetar: Membaca Aksara Semesta di Ambang 27 Agustus 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Mutilasi Kemasan Konstitusional

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan

Berita Terbaru

Lifestyle

Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:40 WIB