Menko Muhadjir Menilai Kementerian Agama Sukses Lakukan Inovasi Pelayanan Haji 2024

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 6 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama, Duta Besar RI Riyadh, Konsulat Jenderal RI Jeddah di Kantor Urusan Haji Indonesia KJRI, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (4/7/2024).

Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama, Duta Besar RI Riyadh, Konsulat Jenderal RI Jeddah di Kantor Urusan Haji Indonesia KJRI, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (4/7/2024).

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai, Kementerian Agama sukses melakukan inovasi pelayanan haji 2024.

Menko PMK mengungkap hal itu dalam rapat koordinasi bersama Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama, Duta Besar RI Riyadh, Konsulat Jenderal RI Jeddah serta pemangku kepentingan lainnya dalam rangka monitoring dan evaluasi pasca puncak pelaksanaan Ibadah Haji 1445 H/2024 M di Kantor Urusan Haji Indonesia KJRI, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (4/7/2024).

Menurut Muhadjir, inovasi tersebut mampu menekan jumlah jemaah haji yang sakit dan wafat di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga inovasi pelayanan ibadah haji tahun 2024 tersebut antara lain, mewajibkan istithaah kesehatan terhadap jemaah haji sebagai upaya preventif menurunkan angka kematian, pemberlakuan skema murur saat mabit di Muzdalifah, dan menambah layanan fast track pada dua embarkasi (Solo dan Surabaya).

Muhadjir menyampaikan bahwa Presiden memberikan arahan agar penyelenggaraan ibadah haji dapat memperluas kesempatan Indonesia untuk memasarkan produk-produk Tanah Air di sana. Untuk itu, selain fokus pada pelayanan ibadah haji, Kementerian Agama dan kementerian/lembaga lainnya untuk bisa bersinergi dalam mendorong peningkatan pasar produk Indonesia di Arab Saudi.

Selain itu, Menko Muhadjir juga menegaskan agar pengiriman daging dam jemaah haji Indonesia ke Tanah Air untuk dapat dilakukan pada tahun ini.

“Pengiriman daging dam ke Indonesia merupakan bentuk feedback penyelenggaraan haji pada masyarakat Indonesia, khususnya untuk mendukung program prioritas pemerintah, yaitu penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem”, ujar Muhadjir.

Proses pengawalan pengiriman daging dam ke Indonesia akan terus dilakukan oleh Kemenko PMK melalui koordinasi intensif dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian Pertanian, serta kementerian dan lembaga teknis lainnya yang terlibat.

Rapat koordinasi dihadiri oleh Dubes RI untuk Arab Saudi, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Konsulat Jenderal RI di Jeddah, para direktur lingkup Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Ketua PPIH Arab Saudi beserta jajaran, dan Kepala Daerah Kerja Mekkah. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru