Momentum 10 Hari Terakhir Ramadan, Ratusan Yatim Terima Santunan di Pendopo Delta Wibawa

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, berbagai kegiatan ibadah dan sosial terus digalakkan untuk meraih keberkahan, terutama dalam momentum malam-malam yang diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mendampingi ulama kharismatik KH Prof Said Aqil Siradj dalam kegiatan santunan kepada ratusan anak yatim piatu dan dhuafa yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan tausiyah keagamaan oleh Said Aqil Siradj yang mengingatkan pentingnya manusia menjaga amanah yang telah diberikan oleh Allah SWT.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ceramahnya, mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama itu menjelaskan bahwa manusia merupakan makhluk yang dimuliakan karena diberi kepercayaan oleh Allah SWT untuk mengemban amanah di muka bumi.

“Manusia itu makhluk yang paling mulia karena diberi amanah oleh Allah untuk mengelola bumi. Amanah itu tidak diberikan kepada gunung, bumi, maupun makhluk lainnya, tetapi justru manusia yang menerima dan harus mempertanggungjawabkannya,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa manusia juga bisa menjadi makhluk yang paling buruk apabila tidak mampu menjalankan amanah tersebut dengan baik.

Menurutnya, dalam ajaran Islam terdapat dua pilar utama yang menjadi fondasi kehidupan beragama, yakni akidah dan syariat. Akidah berkaitan dengan keyakinan kepada Allah SWT, sementara syariat merupakan jalan yang harus ditempuh umat Islam untuk mendekatkan diri kepada-Nya melalui pelaksanaan perintah dan menjauhi larangan.

“Syariat adalah jalan menuju Allah. Syariat tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi. Tugas kita adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,” jelasnya.

Dalam tausiyahnya, Said Aqil Siradj juga menekankan pentingnya ilmu sebagai dasar dalam menjalankan kehidupan, termasuk dalam memimpin dan membangun daerah.

Menurutnya, setiap keputusan dan tindakan harus dilandasi dengan ilmu pengetahuan yang benar agar tidak menimbulkan kesalahan.

“Kalau ingin membangun Sidoarjo dengan baik, harus dengan ilmu. Kebenaran yang hak harus didasari dengan ilmu dan harus ditegakkan. Jangan berbicara jika tidak memiliki ilmu,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, yang akrab disapa Mak Mimik, mengaku banyak pelajaran yang dapat dipetik dari tausiyah tersebut, khususnya mengenai tanggung jawab seorang pemimpin dalam menjaga amanah masyarakat.

“Bahwa tugas seorang pemimpin sangat berat dalam menjaga amanah dari warga. Selain taat dan patuh terhadap semua perintah-Nya, kita sebagai hamba-Nya harus semaksimal mungkin menjauhi semua larangan-Nya. Ini yang harus kita pedomani sebagai seorang pemimpin daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap perbuatan manusia di dunia pada akhirnya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

“Semua yang kita lakukan di muka bumi ini kelak di hadapan Allah SWT akan kita pertanggungjawabkan. Untuk itu kami akan mendedikasikan diri sebagai pelayan warga Sidoarjo. Yang paling berat adalah menata hati kita, agar semua yang kita lakukan semata-mata karena Allah SWT,” pungkasnya.

Kegiatan santunan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan anak yatim serta dhuafa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Selain menerima bantuan, para peserta juga mengikuti doa bersama sebagai bentuk ikhtiar meraih keberkahan di penghujung bulan Ramadan. (Rin)

Berita Terkait

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan
PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik
Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:05 WIB

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 April 2026 - 19:32 WIB

Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Senin, 20 April 2026 - 08:49 WIB

PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik

Senin, 20 April 2026 - 08:40 WIB

Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB