Pencapaian Tingkatan Baru TEGRU Dorong Guru Besar ITS Menjadi 2 Persen Peneliti Terbaik Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 13 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD mempresentasikan pengembangan TEGRU.

Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD mempresentasikan pengembangan TEGRU.

JATIMRAYA.COM, Profesor Riyanarto, ilmuwan ternama dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), kembali menjadi berita utama dengan penelitian inovatifnya. Kali ini, ia memperkenalkan metode prediksi saham yang memanfaatkan sentimen atau opini masyarakat.

Dengan menggunakan model canggih Transformer Encoder Gated Recurrent Unit (TEGRU), karya Profesor Riyanarto terbukti sangat efektif dalam meramalkan tren pasar saham. Sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa, ia mendapat penghargaan sebagai salah satu dari 2% ilmuwan terbaik di dunia untuk tahun 2023. Prestasi ini semakin memantapkan posisi Profesor Riyanarto sebagai tokoh terkemuka di bidang penelitian dan inovasi, Rabu (11/10).

Riyan percaya bahwa memahami fenomena sehari-hari sangat penting untuk mengambil keputusan yang tepat. Dia menyadari pentingnya mempelajari fenomena ini dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan individu. Namun, untuk menganalisis dan mengkaji sentimen-sentimen ini secara efektif, data kualitatif perlu diubah menjadi data kuantitatif. Transformasi ini memungkinkan peneliti mengubah pengamatan dan pengalaman subjektif menjadi informasi yang terukur dan objektif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan mengkuantifikasi data kualitatif, peneliti dapat melakukan analisis statistik, mengidentifikasi pola, dan menarik kesimpulan yang bermakna. Proses ini meningkatkan validitas dan reliabilitas temuan, memungkinkan interpretasi dan pengambilan keputusan yang lebih akurat. Oleh karena itu, konversi data kualitatif menjadi data kuantitatif berperan penting dalam mempelajari fenomena sehari-hari dan dampaknya terhadap proses pengambilan keputusan.

“Maka dari itu, saya menerapkan metode TEGRU untuk menganalisis data sentimen,” katanya.

Penelitian ini menyatukan dua proses penting dalam interpretasi data – metode Transformer Encoder dan Gated Recurrent Unit (GRU). Metode Transformer Encoder memainkan peran penting dalam mengekstraksi informasi berharga dari kumpulan data. Dengan memanfaatkan kemampuannya, peneliti dapat secara efektif mengekstraksi wawasan dan pola yang relevan dari data.

Di sisi lain, penerapan GRU memungkinkan pemrosesan dan prediksi data secara berkelanjutan. Kombinasi metode ini sangat bermanfaat untuk situasi yang memerlukan analisis jangka panjang. Dengan kemampuan mengekstrak informasi dan terus memproses data, pendekatan ini menawarkan solusi komprehensif untuk tugas interpretasi data yang kompleks.

Dalam penerepan TEGRU, Riyan menekankan pentingnya penggunaan data dari sumber berita terpercaya. Hal ini memastikan bahwa informasi yang diberikan dapat diandalkan dan akurat. Pada tahap proses selanjutnya, data yang dikumpulkan akan disusun secara cermat ke dalam kategori yang berbeda. Kategori-kategori ini akan mencakup berbagai topik, seperti berita sektor industri, perkembangan terkini investasi, tren keuangan, perkembangan kebijakan nasional, dan acara internasional. Dengan mengkategorikan informasi, TEGRU bertujuan untuk menawarkan platform yang komprehensif dan terstruktur dengan baik bagi pengguna untuk mengakses berita dan wawasan terkini di berbagai bidang minat.

Melalui proses seleksi yang cermat, TEGRU menggunakan pendekatan komprehensif untuk menyortir dan mengkategorikan berbagai berita utama berdasarkan sentimen yang tercermin dalam berita. Dengan mengklasifikasikan berita utama ini ke dalam dua kategori utama, positif dan negatif, TEGRU dapat memperoleh wawasan berharga tentang bagaimana masyarakat menanggapi peristiwa dan isu. Hal ini dimungkinkan melalui penerapan teknik analisis sentimen yang ketat. Dengan pendekatan ini, TEGRU mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sentimen publik dan membantu organisasi dan individu mengambil keputusan berdasarkan sentimen yang ada seputar topik atau peristiwa tertentu.

Setelah berhasil memperoleh data sentimen, lulusan University of New Brunswick itu kini fokus pada langkah selanjutnya, yakni mengumpulkan data transaksi di pasar saham. Sumber data tambahan ini akan memberikan wawasan berharga mengenai pola jual beli investor sehingga memungkinkan dilakukannya analisis pergerakan harga saham yang lebih komprehensif.

Dengan data sentimen dan transaksi yang tersedia, TEGRU siap melakukan proses sinkronisasi. Dengan menghitung dan menganalisis gabungan data secara cermat, mereka dapat merancang skenario yang memprediksi pergerakan harga saham di periode mendatang. Pendekatan strategis ini akan memungkinkan mereka mengambil keputusan investasi yang tepat dan berpotensi memanfaatkan tren pasar.

Pengungkapan Riyan tentang potensi manfaat penggunaan TEGRU di pasar menyoroti pentingnya prediksi yang akurat dan andal. Dengan mengintegrasikan data transaksi harga saham dan sentimen publik, pendekatan ini memberikan analisis komprehensif yang dapat memperkirakan fluktuasi opini publik dan potensi dampaknya terhadap penjualan saham. Informasi ini sangat penting bagi investor dan pelaku pasar yang mengandalkan prediksi akurat untuk mengambil keputusan.

Selain itu, TEGRU lebih dari sekadar alat prediksi penjualan saham. Kepala Laboratorium Manajemen Cerdas percaya bahwa metode ini dapat diterapkan untuk memecahkan berbagai masalah, menunjukkan keserbagunaan dan potensinya di berbagai bidang.

“Melalui metode ini, kami dapat memperkirakan fluktuasi opini publik yang berpotensi memengaruhi penjualan saham,” ujar Riyan.

Lebih jauh lagi, TEGRU tidak hanya merupakan alat prediksi penjualan saham tetapi juga solusi serbaguna untuk berbagai permasalahan analisis prediktif di berbagai bidang kehidupan manusia. Kepala Laboratorium Manajemen Cerdas Departemen Teknik Informatika ITS sangat yakin dengan potensi metode ini untuk menjawab berbagai tantangan.

Kebaruan dan kecemerlangan inovasi ini telah memberinya gelar bergengsi sebagai salah satu dari 2% Ilmuwan Teratas di Dunia 2023. Riyan, dalang di balik TEGRU, menganggap pencapaian ini sebagai anugerah sekaligus tanggung jawab besar dalam memanfaatkan manfaatnya demi kemajuan. komunitas.

“Saya senang sekali bisa terus berkontribusi bagi kejayaan bangsa melalui pemikiran dan penelitian,” ucapnya dengan bangga. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji
Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional
Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo
24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas
Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah
SMKN 1 Jenangan Ponorogo Borong 4 Emas di LKS Jatim 2026
Bedah Buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak”, Akhmad Munir Beberkan Perjalanan Karier
BRI Gelar Youth Champions League 2026 di Surabaya, Bidik Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:58 WIB

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WIB

Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo

Jumat, 17 April 2026 - 08:52 WIB

24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 07:02 WIB

Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah

Berita Terbaru