Bedah Buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak”, Akhmad Munir Beberkan Perjalanan Karier

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

JATIMRAYA.COM – Perjalanan hidup Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menjadi gambaran nyata tentang arti ketekunan, kesabaran, dan kekuatan doa dalam menapaki karier dari titik paling bawah hingga ke puncak.

Kisah tersebut disampaikan langsung dalam peluncuran dan bedah buku Langkah Sunyi Menuju Puncak yang digelar di Dyandra Convention Center, Kamis (16/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Munir menekankan bahwa doa orang tua, khususnya ibu, menjadi fondasi utama dalam perjalanan hidupnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menggarisbawahi, kunci kesuksesan saya yang pertama adalah doa ibu,” ujarnya.

Munir mengaku tidak pernah membayangkan bisa menjadi penulis sekaligus menempati berbagai posisi strategis di dunia jurnalistik nasional. Ia memulai karier dari posisi paling dasar sebagai pembantu koresponden di Sumenep dengan penghasilan yang tidak tetap.

Dari titik tersebut, ia meniti karier secara bertahap—mulai dari koresponden, karyawan tetap, hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting. Kariernya terus menanjak hingga menjadi Kepala Biro Antara Surabaya, Direktur Pemberitaan, Direktur Utama, dan Ketua Dewan Pengawas LKBN Antara.

Di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Munir juga meniti dari bawah, mulai sekretaris, anggota dewan kehormatan, hingga akhirnya dipercaya sebagai Ketua Umum PWI Pusat.

“Tidak ada satu pun jabatan yang saya dapat dengan melompat. Semua saya jalani dari bawah,” tegasnya.

Selain di dunia pers, Munir juga aktif dalam organisasi olahraga seperti PSSI Jawa Timur, Persebaya Surabaya, dan KONI Jawa Timur. Di setiap peran, ia kembali menerapkan prinsip yang sama: memulai dari posisi dasar sebelum dipercaya ke level strategis.

Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kerja keras, tetapi juga sikap tidak berambisi berlebihan terhadap jabatan. Ia menyebut berbagai posisi yang diraihnya justru datang dari kepercayaan orang lain.

“Saya tidak pernah mengajukan diri untuk jabatan. Semua datang dari dorongan dan kepercayaan dari bawah,” ungkapnya.

Buku Langkah Sunyi Menuju Puncak sendiri memotret perjalanan personal dan profesional Munir, termasuk transformasinya dari sosok berjiwa rock n’ roll hingga menjadi tokoh berpengaruh di dunia jurnalistik Indonesia.

Acara bedah buku ini menghadirkan sejumlah tokoh media dan akademisi, di antaranya Suko Widodo, Imawan Mashuri, serta Abdul Hakim selaku penulis buku. Diskusi dipandu oleh Lutfil Hakim.

Melalui karya tersebut, Munir berharap kisah hidupnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis, bahwa kesuksesan bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses panjang yang dijalani dengan konsisten, doa, dan dukungan keluarga.

“Selama kita menekuni apa yang kita lakukan, jalan itu akan terbuka dengan sendirinya,” tuturnya. (as)

Berita Terkait

Polisi Patroli Objek Vital di Sidoarjo, Museum hingga Pusat Perbelanjaan Disisir
Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital
Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding
Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah
Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya
Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata
IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:16 WIB

Polisi Patroli Objek Vital di Sidoarjo, Museum hingga Pusat Perbelanjaan Disisir

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:51 WIB

Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:52 WIB

Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:34 WIB

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026

Berita Terbaru