Pengamanan Nataru 2025–2026 Siap Dilaksanakan, Bupati Sidoarjo Pimpin Apel Operasi Lilin Semeru

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Pengamanan Natal 2025 dan perayaan Tahun Baru 2026 (Nataru), untuk mewujudkan kamseltibcarlantas serta kenyamanan masyarakat Kabupaten Sidoarjo dinyatakan siap dilaksanakan. Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polresta Sidoarjo, Jumat (19/12/2025).

Pada pelaksanaannya, apel dipimpin Bupati Sidoarjo Subandi yang membacakan amanat Kapolri terkait Operasi Lilin 2025. Turut mendampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol. Czi. Shobirin Setio Utomo, serta unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo menyampaikan bahwa apel ini menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan. Upaya ini diperlukan agar seluruh rangkaian pelayanan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana maupun prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi, sehingga diharapkan seluruh kegiatan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan optimal,” ujar Bupati Sidoarjo Subandi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain faktor mobilitas, kondisi cuaca juga menjadi perhatian. Informasi BMKG menunjukkan adanya tiga sistem siklonik di sekitar Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Situasi ini bertepatan dengan puncak musim hujan periode November 2025 hingga Februari 2026.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Sidoarjo menegaskan perlunya kesiapsiagaan yang lebih tinggi dalam pelayanan Nataru. “Situasi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi, sehingga pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Polri bersama stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2025. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan secara nasional.

Sejalan dengan pelaksanaan operasi tersebut, disiapkan 2.903 posko yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Posko tersebut melayani puluhan ribu objek pengamanan, mulai gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga kawasan wisata dan lokasi perayaan tahun baru.

Pada sektor lalu lintas, menekankan pentingnya pengendalian pada jalur rawan kepadatan. Rekayasa lalu lintas, pembatasan angkutan barang, serta pemanfaatan teknologi pemantauan arus lalu lintas harus diterapkan secara konsisten di lapangan.

Sementara itu, pengamanan juga difokuskan pada kelancaran transportasi umum dan kawasan wisata. Pengelolaan arus penumpang, ketersediaan parkir, pengaturan jalur kendaraan, serta penataan pedagang menjadi faktor penting demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Pada aspek kamtibmas, pengamanan tempat ibadah menjadi prioritas. Sterilisasi lokasi ibadah dilakukan dengan melibatkan unsur lintas agama sebagai wujud toleransi. Deteksi dini dan langkah pencegahan juga dikedepankan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Di sisi lain, Bupati Subandi menekankan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. Tim tanggap darurat dan perlengkapan SAR harus disiagakan, khususnya di jalur rawan banjir dan longsor. Monitoring ketersediaan pangan dan BBM turut menjadi bagian dari pengamanan Nataru.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang terlibat. Ia mengajak seluruh pihak menjaga soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas pengamanan. “Keberhasilan pelayanan Nataru merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Melalui Apel Gelar Pasukan ini, Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo serta seluruh stake holder terkait menegaskan komitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026. (Fid)

Berita Terkait

Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah
Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban
Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek
Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot
Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:56 WIB

Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan

Senin, 7 September 2026 - 19:36 WIB

Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

Senin, 7 September 2026 - 11:36 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban

Minggu, 6 September 2026 - 17:50 WIB

Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek

Berita Terbaru