Pengesahan APBD 2024, Walikota Eri Akan Evaluasi Pendanaan Sektor UMKM dan Kemiskinan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Surabaya Eri Cahyadi dalam wawancara usai pengesahan APBD 2024.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi dalam wawancara usai pengesahan APBD 2024.

JATIMRAYA.COM, Setelah upacara Pada hari Pahlawan, Jum’at (10/11) DPRD Kota Surabaya bersama Walikota Surabaya menandatangani pengesahan APBD 2024 yang ditargetkan mencapai 10,9 trilliun rupiah.

Usai rapat paripurna bersama DPRD, Eri Cahyadi mengingat perjuangan saat transisi COVID-19 pada 2021 hingga 2024. Dirinya menyatakan pada masa transisi tersebut merupakan catatan penting bagi warga Surabaya dalam upaya memulihkan keadaan pasca pandemi.

“Dari masa transisi COVID-19 yang lalu itu, saya merasa 2021-2024 adalah masa emas bagi warga Surabaya karena kerjasama antara Pemkot Surabaya dan DPRD yang luar biasa, ” ucapnya kepada wartawan usai rapat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pengesahan APBD 2024, Eri mengatakan tetap ada 3 point penting yang difokuskan pada perubahan tersebut yaitu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Jadi tadi itu meskipun fokus juga dalam infrastruktur kota Surabaya, kita juga fokus prioritaskan penyelesaian rumah sakit di Surabaya. Contohnya seperti yang kemarin itu, ada rumah sakit baru di Rungkut, ” kata Eri.

Dirinya juga mengatakan dari 3 tersebut juga nantinya akan dievaluasi kembali untuk pengadaan dana yang dikhususkan sektor UMKM di tahun 2024 dengan terus melakukan program padat karya.

“Disamping itu, tidak lupa juga akan ada evaluasi untuk pendanaan sektor UMKM termasuk juga kemiskinan. Nah dari situ, kita mulai melakukan penyelesaian kemiskinan dengan padat karya itu pada Juni sampai hari ini, ” ujarnya.

Eri juga berharap dari evaluasi dan terus berjalannya program padat karya dapat mencapai target baru dalam pengentasan kemiskinan di tahun 2024.

“Makanya target kita di 2024 adalah kemiskinan dibawah 2%, ” harapnya.

Eri juga menginformasikan pengesahan APBD 2024 tersebut di bidang infrastruktur juga untuk membenahi beberapa wilayah kampung RT/RW yang baru saja diresmikan.

“Kembali lagi sebelumnya, ada beberapa RT/RW yang baru saja diresmikan mulai dari balai desanya sampai kemarin itu saluran airnya juga lampu di jalan itu untuk penerangan sekitar, ” tegasnya.

“Jadi, ke depan itu akan ada evaluasi lagi. Apalagi kalo ada warga yang sambat itu, menyampaikan aspirasinya. Itu kita periksa, disaring, terus kita bantu satu persatu. Jadi ini akan terus bertahap, ” tutupnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Mahasiswa Harus Kuasai AI dan Nalar Kritis di Era Industri 5.0
Mahasiswa UIN Madura Sukses Pentaskan Drama “HAH” Karya Putu Wijaya
Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura
Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan
Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon
Ribuan Masyarakat Ikuti HUT ke-14 Kabar Madura, Achsanul Qosasi: Semoga Kita Jadi Orang Pojur!
Pemkab Sidoarjo Genjot Revitalisasi TPS 3R untuk Kurangi Beban TPA Griyo Mulyo
BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:03 WIB

Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Mahasiswa Harus Kuasai AI dan Nalar Kritis di Era Industri 5.0

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:26 WIB

Mahasiswa UIN Madura Sukses Pentaskan Drama “HAH” Karya Putu Wijaya

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:16 WIB

Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:24 WIB

Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:20 WIB

Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon

Berita Terbaru

Lifestyle

Seni Memecah Fokus: Kontra-Intelijen di Balik Gerakan Massa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:11 WIB