JATIMRAYA.COM, Universitas Negeri Malang (UM), berhasil mempertahankan anugerah keterbukaan informasi publik selama empat tahun sejak tahun 2020.
Bahkan tahun 2023 ini, UM merupakan perguruan tinggi negeri terbaik kategori informatif untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Sesuai hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Komisi Informasi Pusat RI, pada Badan Publik Tahun 2023, UM memperoleh skor 99,29, disusul UGM memperoleh skor 98,44 dan UB dengan skor 98,30.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan langsung diberikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin kepada Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., di Istana Wakil Presiden RI, Jl. Kebon Sirih No. 14 Jakarta, Rabu (19/12) kemarin.
Penganugerahan tersebut sekaligus sebagai pengakuan atas komitmen UM dalam memberikan pelayanan informasi publik yang akurat, transparan, informatif, inovatif, dan menjunjung tinggi kepatuhan atas undang-undang keterbukaan informasi, serta memberikan aksesibilitas masyarakat untuk mendapatkan hak informasi publik dengan mudah.
“Transparansi informasi adalah jalan untuk merawat demokrasi yang tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Ma’ruf Amin.
Menurutnya, setelah lebih dari satu dekade, negara ini berupaya membangun sistem keterbukaan informasi publik, “Alhamdulilah telah banyak capaian yang kita raih.” tambahnya.
Baca Juga:
Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Hadiri Bakti Sosial Makan Gratis Sehat di Blukid Square
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia
Pemkab Sidoarjo Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Kelompok Tani dan Bantuan Alsintan
Diakuinya, tingkat lembaga keterbukaan informasi telah terbentuk hampir diseluruh provinsi di Indonesia. Indikasinya jumlah badan publik yang menyandang kategori informatif bertambah secara signifikan. Pada tahun 2018 hanya 15 badan publik, tapi pada tahun 2023 jumlahnya melonjak 139 badan publik yang informatif
Menaggapi prestasi UM ini, Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini.
“Kita bersyukur dan terima kasih tahun ini dan tahun lalu UM menjadi yang terbaik, ini adalah hasil kerja keras teman-teman untuk menjalankan amanah konstitusi,” ujar Prof Hariyono.
Sebagai lembaga publik, pihaknya harus memberikan layanan kepada publik. Salah satunya melakukan transparansi layanan yang bersifat strategis, agar publik dapat mengetahui apa yang telah dilakukan dan yang akan dilakukan oleh UM.
Baca Juga:
MSP Bersama Pemkab dan Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan untuk Warga dan Driver Ojol
Bupati Subandi Serahkan Bonus Atlet Porprov: Janji Naikkan Reward Hingga Rp 50 Juta
Informasi yang terbuka menurut Prof Hariyono dapat digunakan untuk pengembangan diri dan instutusi yang akuntabel.
“Sebagai lembaga pendidikan UM dapat menjalankan tugas dan fungsinya yang diamanahkan khususnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” lanjutnya.
Hasil evaluasi dan monitoring tahun Ini merupakan bukti nyata dari komitmennya untuk senantiasa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjalankan prinsip-prinsip keterbukaan informasi publik yang telah diamanatkan oleh undang-undang.
Dikatakan, penghargaan ini bukan hanya sebatas bentuk apresiasi semata, tetapi juga mencerminkan dedikasi UM dalam mengoptimalkan akses masyarakat terhadap informasi-informasi penting terkait kegiatan universitas.
Melalui kebijakan keterbukaan informasi yang transparan, UM terus berupaya memastikan bahwa seluruh informasi yang relevan dan bermanfaat dapat diakses dengan mudah oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
Lebih lanjut Prof Hariyono mengatakan UM menempatkan keterbukaan informasi sebagai salah satu nilai utama dalam menjalankan aktivitas akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Baca Juga:
MSP dan Forkopimda Sidoarjo Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Makanan Gratis untuk Warga
Prambon Dilanda Angin Kencang: 18 Rumah Rusak, Kapolsek AKP Sugiono Turun Tangan
Bencana Puting Beliung Guncang Prambon, Wabup Sidoarjo Pastikan Penanganan Cepat bagi Warga
“Kampus ini secara aktif menyediakan informasi-informasi terkini mengenai program studi, kegiatan mahasiswa, dan berbagai informasi publik yang merupakan hak dari masyarakat,” terangnya
Prestasi ini semakin memperkuat posisi UM sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik tetapi juga dalam praktik-praktik tata kelola dan pelayanan masyarakat. Kiprah positif UM dalam membangun kultur dan budaya keterbukaan informasi diharapkan semakin mendekatkan masyarakat untuk bersinergi membangun kolaborasi untuk memajukan bangsa dan negara. (Andy Setiawan)***















