Sebanyak 202 Rumah Rusak di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Akibat Diterjang Angin Kencang

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 20 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan dan relawan bekerja sama melakukan penanganan pohon tumbang terdampak angin kencang yang menerjang Desa Walidono, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. (Dok. BPBD Kabupaten Bondowoso)

Tim gabungan dan relawan bekerja sama melakukan penanganan pohon tumbang terdampak angin kencang yang menerjang Desa Walidono, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. (Dok. BPBD Kabupaten Bondowoso)

JATIMRAYA.COM – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bondowoso pada Kamis (18/1/2024) sore pukul 17.00 WIB.

Warga melaporkan, pusaran angin bergerak dengan cepat menerjang Desa Walidono, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso.

Informasi mutakhir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso pada Jumat (19/1/2024) pukul 12.00 WIB tercatat 202 unit rumah rusak akibat terjangan angin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agen Informasi Bencana BPBD Jatim yang membantu Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bondowoso Hariski Bashori melaporkan perkembangan terkini hasil kaji cepat di lapangan per Jumat 19 Januari 2024.

Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka, korban luka telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan oleh Puskesmas Pembantu Desa Walidono.

Baca artikel lainnya di sini : Sebanyak 138 Warga Tinggalkan Rumah di Kampung Cipondok, Kabupaten Subang, Khawatir Longsor Susulan

“Untuk update hari ini pukul 12.00 WIB ada penambahan korban luka akibat angin kencang sebanyak tiga orang.”

“Dua orang mengalami luka ringan dan satu orang luka sedang. Jadi total korban luka sebanyak 11 orang”, ujar Riski melalui sambungan telepon.

Sementara itu, kerugian materil akibat angin kencang antara lain 202 unit rumah rusak, 12 pohon tumbang, satu kubah masjid rusak, kanopi kantor Desa Walidono rusak, dan Kanopi BUMDES Walidono rusak.

Lihat juga konten video, di sini: Kekayaan Indonesia Harus Dinikmati Rakyat, Prabowo Subianto Komitmen Lanjutkan Kebijakan Hilirisasi

Rumah rusak terdampak angin kencang diantaranya berada di Dusun Sumberkencono, Dusun Krajan, Dusun Sampan, dan Dusun Paterongan.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Bondowoso pada hari ini (19/1/2024) berpotensi mengalami hujan petir pada siang hari dan hujan sedang pada malam hari.

BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai angin kencang untuk wilayah Bondowoso pada siang-sore hari.

Dalam rangka mengantisipasi kejadian angin kencang, BPBD Kabupaten Bondowoso mendirikan Posko Tanggap Darurat di Kantor Desa Walidono.

BPBD masih terus melakukan pendataan serta melakukan pemantauan di wilayah Bondowoso secara keseluruhan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada

Dan siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti angin kencang yang saat ini berpotensi besar terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Warga dapat melakukan beberapa langkah, seperti memastikan struktur atap kuat atau memotong ranting-ranting pohon yang berada di dekat rumah.

Warga yang berada di luar ruang dapat segera berlindung di dalam bangunan yang kokoh, dan hindari pepohonan atau pun papan reklame. ***

Berita Terkait

Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura
Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan
Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon
Ribuan Masyarakat Ikuti HUT ke-14 Kabar Madura, Achsanul Qosasi: Semoga Kita Jadi Orang Pojur!
Pemkab Sidoarjo Genjot Revitalisasi TPS 3R untuk Kurangi Beban TPA Griyo Mulyo
BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan
TK Cahaya Kita Sidoarjo Lepas 26 Siswa Angkatan ke-24, Wali Murid Haru Saksikan Pentas Seni
Tak Cukup Tarif Cukai, Achsanul Qosasi Minta KEK Tembakau Madura Segera Direalisasikan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:16 WIB

Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:24 WIB

Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:20 WIB

Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:14 WIB

Ribuan Masyarakat Ikuti HUT ke-14 Kabar Madura, Achsanul Qosasi: Semoga Kita Jadi Orang Pojur!

Senin, 8 Juni 2026 - 19:44 WIB

Pemkab Sidoarjo Genjot Revitalisasi TPS 3R untuk Kurangi Beban TPA Griyo Mulyo

Berita Terbaru

Lifestyle

Ketika Pertamax Naik, Pertalite Menjadi Arena Politik

Senin, 15 Jun 2026 - 08:32 WIB

Lifestyle

Dibalik Angka TKA: Pendidikan Yang Melupakan Manusia 

Senin, 15 Jun 2026 - 08:05 WIB