Sejumlah Desa di Sumenep Alami Kekeringan, BPBD Pastikan Dukungan Air Bersih Terus Diakukan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Desa di Sumenep Alami Kekeringan. (Pixabay.com/JodyDellDavis)

Sejumlah Desa di Sumenep Alami Kekeringan. (Pixabay.com/JodyDellDavis)

JATIMRAYA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mencatat kekeringan semakin meluas di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris BPBD Kabupaten Sumenep Abdul Kadir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo Madura memprediksi musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disebabkan fenomena El Nino yang diprediksi terjadi hingga akhir tahun 2023

“Di daerah Batang, kekeringan akhirnya dialami di Desa Totosan, Nyabakan Timur, dan Desa Kolpo. Kemudian di Kecamatan Batuputih, Desa Gedang-Gedang,” kata Kadir dalam keterangannya, Senin, 9 Oktober 2023.

“Bahkan di Kecamatan Lenteng tepatnya Desa Lenteng Barat, ada juga di Kecamatan Ganding, Desa Gadu Barat.”

Baca artikel lainnya di sini: Akibat Tak Ada Hujan Turun, Desa Jatilaksana dan Desa Kertasari di Kabupaten Karawang Alami Kekeringan

“Di Kecamatan Pragaan terdapat dua desa yang mengalami kekeringan, masing-masing Desa Sentol Daja dan Sentol Laok,” katanya, mengungkapkan.

​Meski perluasan wilayah terdampak kekeringan tersebut masih termasuk dalam kategori kering langka.

Namun BPBD memastikan dukungan air bersih terus dilakukan.

“Sehingga masyarakat bisa mengkonsumsi air bersih dengan nyaman,” ujar Kadir.***

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Mahasiswa Harus Kuasai AI dan Nalar Kritis di Era Industri 5.0
Mahasiswa UIN Madura Sukses Pentaskan Drama “HAH” Karya Putu Wijaya
Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura
Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan
Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon
Ribuan Masyarakat Ikuti HUT ke-14 Kabar Madura, Achsanul Qosasi: Semoga Kita Jadi Orang Pojur!
Pemkab Sidoarjo Genjot Revitalisasi TPS 3R untuk Kurangi Beban TPA Griyo Mulyo
BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:03 WIB

Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Mahasiswa Harus Kuasai AI dan Nalar Kritis di Era Industri 5.0

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:26 WIB

Mahasiswa UIN Madura Sukses Pentaskan Drama “HAH” Karya Putu Wijaya

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:16 WIB

Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:24 WIB

Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:20 WIB

Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon

Berita Terbaru

Lifestyle

Seni Memecah Fokus: Kontra-Intelijen di Balik Gerakan Massa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:11 WIB

Lifestyle

Menafsirkan Ayat-ayat Al-Qur’an

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:12 WIB