Sesuaikan Dengan Jumlah DPT, Anggaran Pilkada Pemkot Surabaya Meningkat

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor KPU Kota Surabaya.

Kantor KPU Kota Surabaya.

JATIMRAYA.COM, KPU Kota Surabaya baru-baru ini mengumumkan anggaran penyelenggaraan pemilu 2024 meningkat 15%-20%. Peningkatan anggaran pemilu ini dibahas saat pemaparan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) Pilkada 2024.

Menurut Nur Syamsi, Ketua KPU Surabaya, kenaikan anggaran tersebut disesuaikan dengan jumlah pemilih Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 2.218.586 orang. Penyesuaian ini memastikan alokasi dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan proses pemilu yang lancar dan efisien di Kota Surabaya.

“Untuk anggaran itu ada kenaikan, tetapi kenaikan itu sebanding dengan penambahan jumlah DPT pada pemilu terakhir, kalau bicara anggaran Pilkada itu kan tidak bisa dibandingkan satu daerah dengan lainnya,” kata Syamsi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski Nur Syamsi tak merinci secara spesifik, memperkirakan ada peningkatan anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 100,1 juta atau tumbuh 15% hingga 20%. Berdasarkan persentase tersebut, anggaran pemilu tahun 2024 di Surabaya diperkirakan mencapai Rp 120 miliar. Syamsi menjelaskan, anggaran Pilkada akan ditentukan melalui kesepakatan bersama antara KPU dan Pemkot dengan memperhatikan jumlah pemilih terdaftar alias DPT. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi anggaran yang dialokasikan per pemilih.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika dicermati, anggaran yang diajukan KPU sebenarnya bisa lebih kecil dibandingkan daerah lain. Meski begitu, jika mempertimbangkan besaran secara keseluruhan, anggaran pilkada kota Surabaya tetap menonjol.

“Dengan jumlah DPT yang ada di Surabaya, bisa jadi rasio anggaran yang kami ajukan sebenarnya jauh lebih kecil dengan daerah lain,” katanya.

Dalam diskusi baru-baru ini, dia mengklarifikasi, sinkronisasi anggaran Pemilu (RKB) akan terjadi terlebih dahulu antara Pemkot Surabaya dan KPU Jatim. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua aspek keuangan yang berkaitan dengan pemilu selaras dan akurat.

Namun apabila terdapat kejanggalan atau ketidakakuratan yang teridentifikasi dalam RKB, maka akan segera dilakukan perubahan seperlunya. Syamsi menekankan pentingnya ketelitian dan perhatian terhadap detail ketika menangani anggaran pemilu, karena kesalahan apa pun dapat berdampak signifikan pada proses pemilu secara keseluruhan.

“Tentu berdasarkan peraturan yang ada dan dimungkinkan RKB yang kami susun kemarin kurang pas. Nanti setelah satu minggu akan dilakukan penyesuaian kembali dan akan kami sinkronisasi akhir dengan pemkot. Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah selesai,” tutupnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji
Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional
Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo
24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas
Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah
SMKN 1 Jenangan Ponorogo Borong 4 Emas di LKS Jatim 2026
Bedah Buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak”, Akhmad Munir Beberkan Perjalanan Karier
BRI Gelar Youth Champions League 2026 di Surabaya, Bidik Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:58 WIB

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WIB

Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo

Jumat, 17 April 2026 - 08:52 WIB

24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 07:02 WIB

Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah

Berita Terbaru