Soal Isu Intervensi dan Anggaran, Dandim Sumenep Beri Penjelasan Resmi

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, memberikan klarifikasi resmi terkait adanya isu negatif yang beredar di masyarakat mengenai pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di wilayah Kabupaten Sumenep. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Letkol Arm Bendi Wibisono menegaskan bahwa target pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sumenep berjumlah 334 titik, bukan 300 titik sebagaimana isu yang berkembang. Namun hingga saat ini, pembangunan yang telah terealisasi baru mencapai 109 titik.

“Hal ini bukan karena kendala anggaran atau faktor lain, melainkan karena kami memastikan terlebih dahulu kesiapan lahan di masing-masing desa. Lahan harus memenuhi persyaratan administrasi dan teknis sebelum pembangunan dilaksanakan,” ujar Letkol Bendi, Senin (12/1/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, proses pembangunan dilakukan setelah adanya koordinasi antara Kodim, Dinas Koperasi, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Jika lahan dinyatakan siap, maka dibuat surat kesepakatan sebagai dasar dilanjutkannya proses pembangunan oleh Kodim.

Menanggapi isu adanya intervensi aparat terhadap pihak-pihak yang bersikap kritis, Letkol Bendi menepis anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa peran anggota Kodim dalam program ini semata-mata sebagai pendamping dan pengawas lapangan.

“Anggota Kodim tidak melakukan intervensi. Kami bertugas mendampingi dan mengawasi agar pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai desain Koperasi Merah Putih yang telah ditetapkan secara nasional,” tegasnya.

Pembangunan Koperasi Merah Putih, lanjutnya, dilaksanakan dengan metode karya bakti padat karya yang melibatkan masyarakat sekitar, sehingga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga desa.

Terkait isu bahwa seluruh pengaturan pembangunan dikendalikan oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim), Letkol Bendi menegaskan bahwa tanggung jawab utama tetap berada di tangan Dandim.

“Saya sebagai Dandim bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan pembangunan di wilayah Kabupaten Sumenep. Kodim bekerja secara sinergis dengan Pemda, Dinas PMD, Dinas Koperasi, pemerintah desa, serta pengawas dari PT Agrinas,” jelas Dandim.

Lanjut Dandim, soal penyediaan material bangunan, bahwa Kodim menggandeng toko-toko bangunan lokal, serta mendatangkan bahan tertentu dari Surabaya untuk kebutuhan fabrikasi seperti besi, spandek, galvalum, dan pintu harmonika.

“Salah satu penyedia material adalah toko milik Haji Rudi. Selain sebagai penyedia, beliau juga membantu sebagai konsultan pembangunan di wilayah Pragaan. Untuk kecamatan lain, kami juga berkoordinasi dengan konsultan setempat,” imbuhnya.

Menjawab isu dugaan pemotongan anggaran, Letkol Bendi menegaskan bahwa anggaran pembangunan didukung penuh dari pemerintah pusat melalui PT Agrinas dan dilaksanakan sesuai ketentuan desain yang seragam di seluruh Indonesia.

“Tidak ada pemotongan anggaran. Spesifikasi bangunan sudah ditetapkan secara nasional dan kami pastikan pembangunannya sesuai dengan ketentuan tersebut,” ujarnya.

Sebagai penutup, Letkol Arm Bendi Wibisono menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan Koperasi Merah Putih terus berada dalam pengawasan komando atas dan berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami terbuka terhadap media dan masyarakat. Kodim 0827/Sumenep siap memberikan penjelasan agar informasi yang diterima publik akurat, seimbang, dan tidak menimbulkan pandangan negatif,” tutur Dandim. (as)

Berita Terkait

Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025
Dapur MBG Desa Temu Diresmikan, Wabup Mimik Tekankan Keamanan dan Higienitas
Lelono by Mantra Trail Runners Siap Tantang Pelari di Gunung Butak 55 Km
RS Mitra Keluarga Sidoarjo Resmi Beroperasi, Siap Layani BPJS hingga Pasien Umum
Kader Adiwiyata SMA Al Muslim Tanam Pohon di Bantaran Sungai Driyorejo Peringati Hari Sejuta Pohon 2026
Polsek Taman Gencarkan Edukasi Pencegahan Bullying dan Dampak Gadget di Sekolah
Bupati Sidoarjo Pimpin Apel Akbar ASN, Teguhkan Komitmen Bangun Daerah
Polsek Taman Gelar Jumat Berkah, Pererat Kedekatan Polri dan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:49 WIB

Dapur MBG Desa Temu Diresmikan, Wabup Mimik Tekankan Keamanan dan Higienitas

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:18 WIB

Lelono by Mantra Trail Runners Siap Tantang Pelari di Gunung Butak 55 Km

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:56 WIB

Kader Adiwiyata SMA Al Muslim Tanam Pohon di Bantaran Sungai Driyorejo Peringati Hari Sejuta Pohon 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 21:08 WIB

Soal Isu Intervensi dan Anggaran, Dandim Sumenep Beri Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Nasional

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Rabu, 14 Jan 2026 - 07:50 WIB