JATIMRAYA.COM – AFIF ALIM MUSLIM telah 4 Tahun menggeluti dunia konten kreator.
Akun Instagram pribadinya sudah memiliki 103 ribuan pengikut dan jumlah pengikut di Tiktok-nya terus bertambah hingga 400 ribuan.
Pemilik nama lengkap AFIF ALIM MUSLIM / @afifalimmuslim ini berbagi kiat sukses menjadi content creator di era sosial media seperti sekarang ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu yang mesti diperhatikan sebelum membuat konten adalah personal branding.
“Kita harus kenali personal branding biar diri kita lebih mudah diingat maupun di-recognize publik. “
“Setelah itu kuasai cara bikin konten dengan packaging yang detail dan jelas,” ujar Afif.
Personal branding ditentukan sejumlah unsur, mulai dari teknik pengambilan video atau foto, caption, dan voiceover.
Baca Juga:
Dari ADA Menuju Fana’: Misteri Penciptaan dan Peleburan Keinginan dalam Cermin Ilahi
Tim URC Polres Sampang Bekuk Dua Pelaku Curat Motor, Modus Potong Kabel Kontak
Pimpin BEM SI Kerakyatan Jatim 2026–2027, Iskil El Fatih Tegaskan Independensi Gerakan Mahasiswa
Afif juga menyebut bahwa teknik editing turut menentukan konsep dan karakter konten
Butuh Proses
AFIF ALIM MUSLIM mengakui personal branding-nya tak langsung berhasil. Kali pertama eksis di Instagram, isi kontennya berantakan.
“Aku mulai aktif di Instagram tahun 2014. Aktif di TikTok mulai 2021.”
Baca Juga:
Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini
Cairkan Komunikasi, Bupati Subandi dan DPRD Sidoarjo Adu Bola di Stadion Gelora Delta
Himel Hadirkan Visi Hunian Modern melalui Kampanye Global “Dream Home”
“Sebelumnya, isi medsosku berantakan karena belum menemukan jati diri mau diisi apa etalase medsosku,” kata AFIF ALIM MUSLIM .
“Setelah itu, saya mulai mengedit, memasukkan text, voice over, dan back sound. Setelah itu saya preview dan rasakan, sudah enak dilihat belum konten ini,” lanjut pria 26 tahun ini.
Peran Ayah
AFIF ALIM MUSLIM dulunya bekerja di Pakuwon mall sebagai Customer Service, tetapi saat ini sudah menjadi wirausaha dengan melanjutkan usaha orang tuanya yang bergerak dibidang Elektronik.
Untungnya, sang ayah juga mau membantunya menjadi kameramen dan kini makin mahir.
“Untungnya ayah mau bantu. Aku briefing dulu sebelumnya dari bagaimana mengambil gambar hingga blocking. Ayahku sudah jago sekarang.”
Baca Juga:
FAMILIARITÉ: Ketika Sinema dan Sastra Bertemu dalam Sebuah Karya Puitis
Nol Persen Presidential Threshold: Saatnya Politik Kembali Menjadi Milik Rakyat
Operasi Senyap di Balik Viral Nostalgia: Analisis Intelijen atas Kebangkitan Konten Demo Mahasiswa
“Kalau ngonten di luar rumah setidaknya kan harus ada 1 orang yang bantu filming disaat aku inframe,” cetus AFIF ALIM MUSLIM.
Kepada generasi muda, AFIF ALIM MUSLIM mengimbau agar jangan malas belajar. Apapun bisa dikerjakan selama mau belajar.***















