Targetkan Capai 6,9 Trilliun Investasi, PT. SIER dan KT&G Tanda Tangani PPTI

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan PPTI bersama Gubernur Jatim beserta Dirut PT SIER dan Wakil Dirut PT TSPM.

Penandatanganan PPTI bersama Gubernur Jatim beserta Dirut PT SIER dan Wakil Dirut PT TSPM.

JATIMRAYA.COM, Penandatanganan Perjanjian Penggunaan Lahan Industri (PPTI) antara PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan PT Tri Sakti Purwosari Makmur (TSPM), anak perusahaan Korea Tomorrow & Global Corporation (KT&G), disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada hari Selasa di Surabaya.

Gubernur Khofifah meyakini kesepakatan ini akan berdampak pada peningkatan investasi di Jatim, penciptaan lapangan kerja baru, dan penurunan angka pengangguran. Nilai investasi KT&G melalui anak usahanya TSPM cukup besar, dengan rencana mencapai Rp 6,9 triliun. Investasi besar ini berpotensi menciptakan 1.200 lapangan kerja baru.

Sebagai bagian dari investasi awal ini, PPTI melibatkan akuisisi lahan industri seluas 19 hektar senilai Rp. 318,9 miliar di wilayah Pasuruan yang berada di bawah yurisdiksi PIER.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebuah kebanggaan bagi kami bahwa KT&G khususnya PT TSPM bekerjasama dengan PT SIER. Kami optimis bahwa kerjasama ini akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Timur,” kata Khofifah.

“Yang tentunya kita berharap dampaknya bisa bisa meningkatkan nilai investasi, mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan membuka lapangan kerja baru,” tambahnya.

Khofifah pun menilai penandatanganan ini sangat menguntungkan. Kolaborasi Indonesia dan Korea menandakan kepercayaan dan dedikasi yang mendalam terhadap potensi perekonomian Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

Khofifah menjelaskan, PT SIER telah berhasil mengelola dua kawasan industri yang terbagi menjadi tiga lokasi berbeda. Diantaranya adalah Kawasan Industri SIER di Rungkut Surabaya yang luasnya kurang lebih 245 hektar; Kawasan Industri SIER di Berbek, Sidoarjo seluas sekitar 87 hektar; dan Kawasan Industri PIER yang berlokasi di Rembang – Pasuruan dengan total luas lahan sekitar 568 hektar.

Menurut Khofifah, kawasan-kawasan tersebut telah diakui secara luas sebagai kawasan industri yang ramah lingkungan, kekinian, dan terintegrasi di Jawa Timur. Dengan posisi strategis yang menguntungkan dikombinasikan dengan fasilitas yang memadai dan pembangunan infrastruktur yang tersedia di setiap lokasi, investasi di kawasan industri PT SIER tidak diragukan lagi merupakan peluang yang luar biasa.

“Alhamdulillah, salah satu kawasan industri yang menjadi primadona di kalangan investor adalah kawasan yang dikelola oleh PT. SIER,” katanya.

Saat bertemu dengan perwakilan KT&G, Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa memberikan gambaran situasi perekonomian di Jawa Timur. Ia menyoroti Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur menyumbang 14,45% terhadap PDB Indonesia dan menyumbang 25,23% terhadap PDRB Pulau Jawa. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Jawa Timur mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup baik yaitu sebesar 2,66% (quarter-to-quarter) pada triwulan II tahun 2023, melampaui wilayah lain di Pulau Jawa.

“Tiga sektor yang mendominasi kinerja ekonomi Jawa Timur adalah sektor industri pengolahan 31,00%, sektor perdagangan 19,13%, dan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan 10,76%,” ujarnya.

Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada manajemen dan karyawan PT SIER atas kinerjanya selama ini, sebagai perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan salah satu pemegang saham perusahaan.

“Dengan komitmen dari seluruh jajaran pengurus dan karyawan PT SIER, terutama dalam hal penerapan Good Corporate Governance, saya optimis jika peningkatan kinerja PT SIER akan bisa tercapai lebih dari yang diharapkan,” tegasnya.

Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada KT&G/PT TSPM yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan dirinya untuk menjalin kemitraan dengan PT SIER.

“Kami berharap kerjasama ini bisa berjalan dengan baik karena pelaksanaan kerjasama semacam ini tentu akan berpotensi mendorong dan mempercepat pembangunan kawasan industri PT. SIER,” ucapnya.

Menurut Direktur PT SIER Didik Prasetiyono, keterlibatan Gubernur Jatim membawa semangat, tekad, dan komitmen yang sangat besar dalam membina kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan investasi yang aman dan bertahan lama.

“Keputusan untuk berinvestasi di Jatim menjadi tanda baik bagi iklim investasi di Indonesia khususnya Jawa Timur yang semakin kondusif di bawah kepemimpinan yang bijak, progresif dan visioner dari Bu Khofifah,” ungkapnya.

Didik juga menyatakan, posisi Jawa Timur sebagai destinasi investasi yang menguntungkan diperkuat melalui penerapan inisiatif kreatif di berbagai bidang seperti infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, dan dukungan terhadap sektor-sektor vital.

“Kami telah menyaksikan perubahan yang signifikan menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan mempromosikan investasi. Dalam situasi di mana kestabilan ekonomi sangat penting, Jawa Timur telah menjadi contoh yang sukses dalam menciptakan iklim investasi yang menarik bagi pelaku bisnis,” ungkapnya.

KT&G/TSPM berdiri sebagai pemain terkemuka di sektor tembakau, yang terkenal secara global karena dedikasinya dalam merintis kemajuan, standar produk yang unggul, dan perilaku bisnis yang beretika.

Wakil Direktur TSPM, Jang Jaehong menyatakan hari ini merupakan hari yang penting karena menandai dimulainya misi penting yang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Jawa Timur. Peristiwa penting ini melambangkan awal dari perjalanan luar biasa ke depan.

“Ini menjadi bukti keseriusan dan komitmen berinvestasi di Indonesia sejak tahun 2010. Semoga bisa menumbuhkan perekonomian Indonesia dan Korea,” katanya.

Dalam acara tersebut, PT SIER menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa perusahaan antara lain PT PLN, PT Telkom Indonesia, PT Indonesia Connect Plus, PT Biznet, PT Aplikanusa Lintas Arta, PT Tirta Pasuruan, PT Pertamina Gas Niaga dan PT. Primatama Nusantara.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan MoU lagi antara PT SIER dengan Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara Bank Jatiman dan Bank UMKM. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan
PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik
Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:05 WIB

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 April 2026 - 19:32 WIB

Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Senin, 20 April 2026 - 08:49 WIB

PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik

Senin, 20 April 2026 - 08:40 WIB

Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB