Usai Debat Capres Soal Pertahanan, Prabowo Subianto Minta agar Tak Perlu Menghasut Rakyafm

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon presiden dari nomor urut 2, Prabowo Subianto saat debat capres yang diadakan KPU di Istora Senayan. (Dok. Tim Media Prabowo-Gibran)

Calon presiden dari nomor urut 2, Prabowo Subianto saat debat capres yang diadakan KPU di Istora Senayan. (Dok. Tim Media Prabowo-Gibran)

JATIMRAYA.COM – Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, mengatakan bahwa semua hal yang terkait dengan anggaran pertahanan dibahas, diawasi, hingga diperiksa oleh Komisi I DPR RI.

“Jadi, semua masalah anggaran pertahanan dibahas di Komisi I DPR, diawasi, diperiksa, bolak-balik, dan disetujui.”

“Jadi, mereka setujui,” jelas Prabowo saat debat capres ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Prabowo menyinggung partai-partai pengusung calon presiden dan calon presiden

Baik paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) maupun partai pengusung paslon nomor urut 2, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Baca artikel lainnya di sini : DPR Apresiasi Prabowo Subianto Karena Data Pertahanan Negara Tidak Terbongkar Saat Debat Capres

Mereka termasuk ke dalam bagian dari Komisi I DPR RI yang juga menyetujui hingga mengawasi anggaran pertahanan yang ada saat ini.

“Baik paslon 1, partai-partai pengusungnya kan PKB, Nasdem, dan PKS.”

“Kemudian pengusung untuk paslon 3, adalah PDI-P dan PPP. Mereka semuanya ada dalam Komisi I DPR,” sambungnya.

Lihat juga konten video, di sini: Tepis Serangan Personal dari Anies, Prabowo Subianto: Jangan Sesatkan Rakyat karena Ambisi

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan jangan sampai rakyat dihasut dan disesatkan dengan data yang tidak benar.

Hanya karena ambisi untuk menjadi presiden maupun wakil presiden.

“Yang pertama, kalau kita tujuannya untuk mengabdi, kita harus memberi data yang benar.”

“Jangan menyesatkan rakyat, jangan memprovokasi dan jangan menghasut,” tegas Prabowo.

“Kedua, kita harus negarawan. Keselamatan bangsa di atas semua, kita butuh kerukunan, keselamatan”.

“Jangan karena ingin ambisi jadi presiden, jadi wakil presiden, seenaknya bicara. Ini saya kira tidak pantas,” pungkasnya.***

Berita Terkait

H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
PKB Sidoarjo Siapkan 120 Kader Loyalis sebagai Ujung Tombak Perebutan Suara Milenial dan Gen Z
2026, Pemkab Sidoarjo Gelar Pilkades Serentak di 80 Desa
Sugiono Tegaskan Komando Politik Gerindra Kawal Penuh Pemerintahan Prabowo
Ijazah Jokowi, WA Paiman, dan Bayang-Bayang Jalan Pramuka
Parlemen Makzulkan Wakil Presiden
Gen Z Mendominasi jadi Kalangan Paling Puas dengan Kinerja Prabowo Subianto Versi Survei Indikator
Hitung Cepat Versi Litbang Kompas, Pasangan Khofifah – Emil Sementara Unggul di Pilkada Jatim 2024

Berita Terkait

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:54 WIB

H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030

Senin, 17 November 2025 - 07:13 WIB

PKB Sidoarjo Siapkan 120 Kader Loyalis sebagai Ujung Tombak Perebutan Suara Milenial dan Gen Z

Senin, 3 November 2025 - 21:13 WIB

2026, Pemkab Sidoarjo Gelar Pilkades Serentak di 80 Desa

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:39 WIB

Sugiono Tegaskan Komando Politik Gerindra Kawal Penuh Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Juni 2025 - 09:04 WIB

Ijazah Jokowi, WA Paiman, dan Bayang-Bayang Jalan Pramuka

Berita Terbaru