Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Seorang pemuda warga Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Madiun, Jawa Timur, ditemukan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (09/06/2026).

Jasad korban pertama kali ditemukan menggantung dengan seikat tali yang terkait pada dahan sebuah pohon, disebuah kebun disamping rumah salah seorang saudara korban.

Korban diketahui bernama Kurniawan, 33 tahun, yang kesehariannya dikenal sebagai pekerja serabutan. Korban dikenal warga kampungnya sebagai pemuda yang tidak suka berbuat negatif.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat pertama kali ditemukan saudara korban sendiri, Agus Pitoyo, yang hendak membuang sampah, kondisi korban bertelanjang dada, mengenakan celana pendek warna putih dan tanpa beralas kaki.

Kekagetan Agus mendapati jasad menggantung, langsung berteriak memberitahukan kepada khalayak kampungnya. Masyarakat setempat yang mendengar pun, sontak berbondong menuju lokasi kejadian untuk memastikan apa gerangan yang terjadi.

“Ya saya tidak sengaja menemukan korban menggantung di pohon itu. Kan niat saya mau membuang sampah. Kok ada orang menggatung, yang ternyata saudara saya sendiri. Saya langsung teriak-teriak minta tolong warga,” ujar Agus.

Warga setempat dan petugas kepolisian langsung berupaya melakukan evakuasi tubuh korban dari ‘tiang gantungan’. Jasadnya diletakkan di lokasi yang aman, sambil menunggu pemeriksaan pihak berwajib.

Isu yang beredar menyebut, kenekatan korban mengakhiri hidupnya lantaran niatnya menikahi seorang janda tidak mendapat restu dari orang tuanya. Namun isu tersebut belum mendapat konfirmasi dari sumber yang kompeten.

Kepala Desa Bukur, Ratna Detaria Diyandari, kepada koresponden membenarkan salah seorang warganya ditemukan tewas gantung diri. Dikatakannya, korban masih perjaka dan bekerja sebagai tenaga serabutan.

“Iya itu warga saya. Yang menemukan saudaranya sendiri saat bermaksud membuang sampah. Dia masih perjaka dan bekerja sebagai tenaga serabutan. Kita menyaksikan bahwa itu betul-betul bunuh diri. Sudah diperiksa petugas Puskesmas dan pihak kepolisian,” kata Ratna.

Jasad korban sudah diperiksa tim medis Puskesmas setempat, termasuk diketahui petugas Polsek Jiwan. Pada diri korban tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan.

Lantaran tidak ditemukan hal yang mengarah kriminalitas, jasadnya langsung diserahkan kepada pihak keluarganya, untuk segera dimakamkan di pemakaman di wilayah desanya. (as)

Berita Terkait

Piala PWI Tuban Esport Season III Diikuti Lebih Banyak Peserta, DPRD Beri Dukungan
DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan
Turunkan 20 Atlet, Senam Sidoarjo Koleksi 9 Medali di Kejurprov Jatim
Bupati Subandi Apresiasi Jargas, Pengeluaran Gas Warga Bisa Turun hingga Setengah
Polsek Krian Tangani Kebakaran Gudang Rongsokan di Barengkrajan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Taman dan Petani Panen 13 Ton Jagung
Cegah Banjir, Polsek Tulangan Bersama Pelajar dan Sungai Watch Bersihkan Sungai
Peduli Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Krian Gelar Doa Bersama

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:15 WIB

Piala PWI Tuban Esport Season III Diikuti Lebih Banyak Peserta, DPRD Beri Dukungan

Sabtu, 19 September 2026 - 17:01 WIB

DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:54 WIB

Turunkan 20 Atlet, Senam Sidoarjo Koleksi 9 Medali di Kejurprov Jatim

Sabtu, 19 September 2026 - 16:29 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Jargas, Pengeluaran Gas Warga Bisa Turun hingga Setengah

Sabtu, 19 September 2026 - 16:22 WIB

Polsek Krian Tangani Kebakaran Gudang Rongsokan di Barengkrajan

Berita Terbaru

Lifestyle

Badan sebagai Rumah Ruh dan Jalan Menuju Fana’ul-Fana’

Minggu, 20 Sep 2026 - 17:32 WIB