PWI Jombang Perkuat Kompetensi Wartawan Melalui OKK Angkatan XXVI

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan XXVI di Hotel Green Red Syariah Jombang, Sabtu-Minggu (11-12/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu menjadi pintu masuk bagi para wartawan untuk memahami dunia jurnalistik profesional sekaligus mengenal organisasi PWI secara lebih mendalam.

Sebanyak 41 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Kabupaten Jombang sebanyak 25 peserta, Banyuwangi 6 peserta, Kediri 3 peserta, Nganjuk 3 peserta, Surabaya 2 peserta, serta masing-masing satu peserta dari Mojokerto dan Blitar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, mengatakan OKK merupakan tahapan awal yang wajib diikuti calon anggota PWI. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai organisasi, kode etik jurnalistik, serta regulasi yang mengatur profesi wartawan.

Menurut Mufid, wartawan tidak hanya dituntut mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, tetapi juga harus memahami aturan dan tanggung jawab profesi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD PRT) PWI.

“OKK merupakan gerbang awal bagi wartawan untuk mengenal lebih dekat organisasi PWI dan memahami bagaimana menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, beretika, serta sesuai dengan Undang-Undang Pers dan aturan organisasi,” ujar Mufid dalam sambutannya.

Ia menegaskan, di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan harus mampu menjaga independensi, akurasi, dan kredibilitas pemberitaan. Karena itu, OKK menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas sekaligus integritas insan pers.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, menyoroti tantangan dunia pers yang semakin kompleks di era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan dalam proses produksi informasi, namun di sisi lain juga menghadirkan ancaman terhadap kualitas dan kepercayaan publik.

“Di era AI saat ini, tantangan terbesar pers adalah menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Teknologi bisa membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak bisa menggantikan nilai-nilai dasar profesi seperti verifikasi, independensi, dan tanggung jawab terhadap kebenaran informasi,” katanya.

Lutfil menambahkan, wartawan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik yang menjadi fondasi profesi. Ia berharap para peserta OKK dapat menjadi insan pers yang profesional, kritis, dan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jombang, Endro Wahyudi, yang hadir mewakili Bupati Jombang, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya OKK PWI Jombang.

Menurutnya, keberadaan pers yang profesional memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang.

“Pemerintah Kabupaten Jombang mengapresiasi pelaksanaan OKK ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan. Pers yang kuat dan kredibel merupakan mitra penting pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Endro berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan wartawan-wartawan yang tidak hanya memahami teknik jurnalistik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga etika profesi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Semoga dari OKK ini, lahir insan pers yang semakin profesional, kompeten, dan mampu menjaga marwah jurnalisme di tengah perubahan zaman yang semakin cepat,” harapnya. (as)

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB