Polres Sampang Komitmen Usut Tuntas Kasus Rudapaksa Anak, Ajak Masyarakat Lakukan Aksi Nyata!

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Sampang memberikan respons resmi terkait pernyataan anggota DPRD Sampang yang menyebut adanya dugaan motif transaksional dalam kasus tindak pidana rudapaksa anak yang melibatkan 27 tersangka.

Kasatreskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, menegaskan bahwa hingga saat ini proses hukum yang berjalan belum menemukan bukti konkret yang mengarah pada dugaan transaksi tersebut.

“Kami tidak anti-kritik, tetapi mari kita tetap fokus pada fakta hukum yang sedang berjalan,” tegas Nur Fajri saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Sabtu (25/7/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, pihak kepolisian menyatakan sangat terbuka terhadap berbagai masukan maupun informasi tambahan dari masyarakat yang dapat memperkuat pembuktian dalam penanganan kasus ini.

“Justru kami sangat bersyukur apabila ada elemen masyarakat yang mau memberikan informasi tambahan terkait dugaan transaksi maupun hal lainnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Nur Fajri menekankan bahwa maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi cermin masih lemahnya sistem pengawasan di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, perlindungan terhadap kelompok rentan merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya kepolisian semata.

“Pertanyaannya sekarang, ini salah siapa dan tanggung jawab siapa? Apa sejauh ini peran kita semua dalam mencegah terjadinya perkara kekerasan pada perempuan dan anak?” ujarnya.

Ia menegaskan Polres Sampang berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar-akarnya. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mengambil langkah nyata agar kejadian serupa tidak kembali terulang di Kabupaten Sampang.

Sebelumnya, dugaan mengenai adanya motif transaksi dalam penanganan perkara rudapaksa anak tersebut sempat dilontarkan oleh salah satu anggota DPRD Sampang, Jafar. (as)

Berita Terkait

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk
Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme
Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo
Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:27 WIB

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk

Rabu, 9 September 2026 - 09:00 WIB

Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 9 September 2026 - 08:53 WIB

Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme

Rabu, 9 September 2026 - 08:45 WIB

Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo

Senin, 7 September 2026 - 19:56 WIB

Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan

Berita Terbaru