Ditinggal Ibadah Haji, Sebuah Kulkas Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Terbakar

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para santri bersama warga desa setempat langsung mengeluarkan perabotan dirumah Kiai Rusdan.

Para santri bersama warga desa setempat langsung mengeluarkan perabotan dirumah Kiai Rusdan.

JATIMRAYA.COM – Perabotan rumah tangga berupa kulkas milik Kiai Rusdan yang saat ini tengah menunaikan ibadah haji di tanah suci, terbakar di rumahnya, Desa Turi, Kecamatan Panekan, Magetan, Jawa Timur, Minggu (2/6/2024).

Api sempat menjalar dan membakar gorden, bantal, kasur serta sebuah almari yang berada di sebelahnya. Meski begitu api tidak sempat merambah sisi bangunan rumah, lantaran para santri murid Kiai Rusdan langsung beramai-ramai memadamkannya.

Para santri Pondok Pesantren Darul Ulum pimpinan Kiai Rusdan, langsung mendatangi lokasi kebakaran. Mereka membawa timba, bak, gayung dan peralatan lainnya berisi air yang didapat dari kolam ikan dan sungai tak jauh dari lokasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para santri mengetahui kebakaran di rumah Kiai Rusdan, berkat siaran dari pengeras suara di masjid dan mushola pondok. Begitu mendengar, mereka langsung kompak memadamkan dengan cara tradisional,” tutur Suhepi, Kepala Desa Turi, kepada jurnalis yang menghubunginya.

Dijelaskan Suhepi, perabotan rumah tangga yang terbakar antara lain lemari es, gorden, bantal, kasur dan almari. Boleh jadi, duganya, jika kebakaran itu tidak segera diketahui mungkin api bisa membakar rumah sekalian.

Menurut Suhepi, percik api pertama kali diketahui oleh Bahrudin, tetangga korban. Bahrudin kala itu mencurigai adanya bau yang mirip sesuatu benda terbakar, yang setelah ditelusuri ternyata bersumber dari rumah korban.

“Terbakarnya barang-barang itu sepertinya akibat dari stop kontak kulkas yang korslet, lalu terbakar,” duga Suhepi.

Para santri bersama warga desa setempat langsung mengeluarkan perabotan yang terbakar itu. Barang-barang yang dipastikan sudah tidak menyisakan bara api itu, diamankan sementara di halaman depan rumah korban.

Kiai Rusdan dan istrinya, Binti Masyrifah, menurut Suhepi, saat ini belum kembali berhaji di tanah suci Mekah. Sedangkan putra Kiai Rusdan sedang belajar agama Islam di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa setempat, sebut Suhepi, sudah mendatangi lokasi kebakaran. Meski begitu, katanya, insiden itu cukup diselesaikan ditingkat pemerintah desa.

Atas peristiwa itu, Suhepi menghimbau warganya agar senantiasa meningkatkan kewaspadaannya. Lantaran, sesuatu yang tidak diinginkan bersama bisa muncul sewaktu-waktu, baik siang atau malam, dalam cuaca terang maupun hujan. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB