Kakek 77 Tahun Ditemukan Tewas di Hutan Gunung Bancak Magetan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 2 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas medis Puskesmas setempat mengevakuasi jasad korban dibantu masyarakat setempat.

Petugas medis Puskesmas setempat mengevakuasi jasad korban dibantu masyarakat setempat.

JATIMRAYA.COM – Seorang kakek berusia 77 tahun, Senin (2/9/2024), ditemukan tewas tergeletak diantara belantara hutan Gunung Bancak, Magetan, Jawa Timur. Selama 12 hari sebelumnya, sang kakek itu menjadi pencarian sanak keluarganya, lantaran meninggalkan rumah tanpa izin.

Korban bernama Dimun, yang belum lama menduda karena ditinggal mati istrinya, diketahui sebagai warga Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Magetan. Jasadnya pertamakali ditemukan seorang pria yang sedang mencari mangga, di hutan Gunung Bancak, beberapa ratus meter dari rumah korban.

Mulanya pencari mangga mencium bau menyengat kuat, hingga dia mencari sumber aroma untuk memastikannya. Terbelalak melihat mayat, dia bergegas menguhubungi perangkat desa hingga ke pihak kepolisian setempat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Giripurno, Sigit, yang dihubungi jurnalis membenarkan kejadian itu. Dia menjawab singkat, selebihnya tidak mengomentari pertanyaan lanjutan.

“Ya,” kata Sigit.

Sementara Camat Kawedanan, Ari Budi Astuti, lebih rinci memberikan keterangan kepada jurnalis yang meminta konfirmasinya, terkait penemuan mayat tersebut.

Menurut Astuti, lantaran sudah hilang sekitar 12 hari, kemungkinan korban merasa kelelahan, lapar dan kehausan. Apalagi, katanya, korban sudah pikun dan berusia 77 tahun.

“Iya benar ada penemuan mayat. Itu warga saya. Sudah sepuh yang usianya sekitar 77 tahun. Sebelumnya hilang selama 12 hari. Kabarnya tadi yang menemukan tukang mencari mangga di hutan,” terang Astuti.

Sebelum akhirnya ditemukan menjadi mayat, salah seorang anak korban, Sugeng, 54 tahun, melaporkan ke pihak kepolisian setempat, perihal hilangnya korban pada 20 Agustus lalu.

Aparat Kepolisian dan petugas medis Puskesmas setempat yang berada di lokasi kejadian, langsung mengevakuasi jasad korban dibantu warga masyarakat setempat.

Jasadnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk segera dimakamkan, setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Kabupaten Sidoarjo Kehilangan Dua Praja IPDN Terbaik dalam Musibah Kecelakaan
Keberatan Warga Mutiara Regency Sah Dikabulkan Berdasarkan UU Administrasi Pemerintahan
BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun
Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler
Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian
DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo
2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu
Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:37 WIB

Kabupaten Sidoarjo Kehilangan Dua Praja IPDN Terbaik dalam Musibah Kecelakaan

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:35 WIB

Keberatan Warga Mutiara Regency Sah Dikabulkan Berdasarkan UU Administrasi Pemerintahan

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:25 WIB

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian

Berita Terbaru