Sholat Jenazah

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Sholat jenazah merupakan salah satu ibadah yang penting. Tatacara sholat jenazah terdiri dari 4 takbir (tanpa rukuk, sujud dan duduk); niat, membaca surat Alfatihah; membaca shalawat; berdoa khusus untuk jenazah dan terakhir salam.

Sholat jenazah posisi imam berdiri sejajar dengan kepala jenazah laki laki. Apabila jenazah nya perempuan, maka posisi imam berada ditengah jenazah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semakin banyak yang sholat jenazah, semakin besar peluang jenazah mendapatkan syafaat dari ALLOH SWT, bahkan minimal 3 shaf dianjurkan (jumlah shaf ganjil), namun apabila sholat jenazah shaf nya kurang, sholatnya tetap sah.

Nabi Muhammad Saw pernah bersabda:” Barangsiapa yang di sholat kan tiga shaf, maka dia wajib (mendapatkan surga).” (HR. Tirmidzi). Namun demikian Nabi Saw pernah mengimani sholat jenazah untuk putranya Abu Thalhah yang namanya Umair, dengan jamaah kurang dari tiga shaf (Rasulullah menjadi Imam sholat jenazah dengan makmum Abu Thalhah dan istrinya yang posisinya dibelakang Abu Thalhah) (HR. At- Thahawi).

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh abu Hurairah, dia berkata:” Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda:” Tidaklah seorang muslim meninggal dunia, lalu empat puluh orang mensholati jenazahnya, mereka tidak menyekutukan sesuatu dengan ALLOH, melainkan ALLOH memberikan syafaat melalui mereka pada orang yang meninggal tersebut.” (HR. Muslim)

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika mensholati jenazah:

1. Jika mensholati banyak jenazah laki laki maupun perempuan, maka jenazah laki laki (walaupun masih kecil) ditempatkan dekat imam sedangkan jenazah perempuan didekatkan ke kiblat (HR. An Nasa’i)

2. Diperbolehkan mengumumkan nama jenazah laki laki ataupun perempuan ketika akan disholatkan, agar orang orang yang sholatnya mendoakan sesuai jenis kelamin jenazah.

3. Jika jenazah laki laki, maka posisi imam lurus dengan kepala jenazah. Apabila jenazah perempuan, imam posisinya antara perut dan kemaluannya (HR. Abu Daud).

4. Diperbolehkan mensholati jenazah perempuan yang sedang haid/nifas di masjid, sepanjang nodanya tidak keluar lagi. Hal ini dikarenakan hukum hukum haid dan nifas tidak berlaku lagi karena kematian itu.

Tatacara sholat jenazah:

1. Berniat dalam hati.

2. Takbir pertama, baca ta’awudz, kemudian baca surat Alfatihah.

3. Takbir kedua, baca sholawat.

4. Takbir ketiga, baca doa untuk jenazah

– Doa untuk jenazah laki laki : Allahummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fuanhu (Ya ALLOH ampunilah dia, berilah Rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia)

– Doa untuk jenazah wanita: Allahummaghfir laha warhamha wa’aafiha wa’fuanha.

5. Takbir keempat, lalu membaca doa :

– Untuk jenazah laki laki : Allahumma laa tahrimnaa ajrahu walaa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu (Ya ALLOH, janganlah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami dan janganlah engkau memberi kami fitnah sepeninggalannya, ampunilah kami dan dia)

– Doa untuk jenazah perempuan: Allahumma laa tahrimnaa ajrahu walaa taftinnaa ba’daha waghfirlana wa laha)

6. Mengucapkan salam, sambil menoleh kekanan dan kekiri.

7. Jika jenazah jumlahnya banyak, maka bacaan doa ayat terakhir diganti HUM: Allahummaghfirla-HUM, warham-HUM, dst.

Berita Terkait

Mutilasi Kemasan Konstitusional
Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan
Menjelang Muktamar: Bencana, Syahwat Kekuasaan, dan Kebutaan Spiritual Kita
Perang Hibrida dan Kerentanan Indonesia: Ancaman dari Wilayah Abu-Abu
Epistemicide di Fakultas Hukum: Melenyapkan Warisan Profesor Djokosoetono, Mematikan Nurani Konstitusionalisme
Ketika Keadilan Hanya Fatamorgana
Langgam Angka dan Derita Realita: Ketika Data Menjadi Panggung Ilusi
Nahdlatut Tujjar Abad Kedua: Kadin Jatim, Gus Gudfan, dan Kebangkitan Ekonomi Pesantren

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Mutilasi Kemasan Konstitusional

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Menjelang Muktamar: Bencana, Syahwat Kekuasaan, dan Kebutaan Spiritual Kita

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Perang Hibrida dan Kerentanan Indonesia: Ancaman dari Wilayah Abu-Abu

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Epistemicide di Fakultas Hukum: Melenyapkan Warisan Profesor Djokosoetono, Mematikan Nurani Konstitusionalisme

Berita Terbaru

Lifestyle

Mutilasi Kemasan Konstitusional

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:28 WIB