MCS dan Forsa Hebat, Tekan Netralitas KPU-Bawaslu dan TNI-Polri di Pilkada Sampang

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 2 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Audiensi Media Center Sakteh (MCS) Bersama Forsa Hebat Dengan KPU Sampang, Berlangsung Lancar, Kamis (31/10/2024).

Situasi Audiensi Media Center Sakteh (MCS) Bersama Forsa Hebat Dengan KPU Sampang, Berlangsung Lancar, Kamis (31/10/2024).

Jatimraya.com, Sampang _ Puluhan Anggota Media Center Sakteh (MCS) atau Pusat Informasi Sampang Abhukteh, bersama segenap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yang tergabung dalam Forum Sampang (Forsa) Hebat Ngeluruk Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Sampang, kamis (31/10/2024).

Kedatangan mereka dalam bingkai Audiensi, guna mengawal Pesta demokrasi atau Pilkada serentak yang akan di gelar 27 November Mendatang.

Koordinator MCS, Hoiri menjelaskan maksud kedatangannya ke KPUD Sampang, guna mempertanyakan Netralitas KPU bersama Bawaslu dan TNI-POLRI dalam pelaksanaan Pilkada Sampang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Ketua Forsa Hebat, Nor Hasan dalam audiensi_nya mempertanyakan kinerja KPU yang terkesan stagnan dan berharap KPU sebagai penyelenggara pemilu harus proaktif, Profesional dan terpenting bersikap Netral.

Menurutnya, dengan sikat Netral dari KPU dan Bawaslu, pihaknya yakin akan meminimalisir kecurangan hingga terjadinya konflik seperti yang di khawatirkan terjadi.

Hasan mengatakan, penyelenggara pemilu harus mengedepankan netralitas, menjauhkan diri dari preferensi politik atau kepentingan tertentu. Hal itu menurutnya menjadi kunci utama dalam memastikan integritas, keadilan, dan kepercayaan masyarakat terhadap jalannya proses pemilihan yang demokratis dan transparan.

“Penyelenggaraan pemilu harus berjalan dengan free dan fair, karena akan mempengaruhi tingkat kecurangan dan pelanggaran kampanye lainnya” ungkapnya.

Ketua Forsa Hebat, Nor Hasan Bersama Salah Satu Kordinator Media Center Sakteh, Hoiri Saat Menyampaikan Materi Audiensi Kepada KPU Sampang, Kamis (31/10/2024).

Ditempat yang sama, Kordinator MCS lainnya, Fathor Rahman membeberkan berbagai masalah dan kecurangan yang kerap terjadi di pesta demokrasi atau Pemilu apapun di kabupaten Sampang.

Antaranya, Pemilu Sampang pernah terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan itu pertama dalam sejarah Pemilu di Indonesia, dan satu-satunya terjadi di Kabupaten Sampang, Pemilu Sampang pernah Konflik Pembakaran Kantor Kepolisian Sektor Kecamatan Tambelangan, serta Pemilu Sampang Pernah Membakar Kantor DPRD Kabupaten Sampang.

Ditambahkan Mamang, panggilan akrab Fathor Rahman, bahwasanya Lain lagi pelanggaran Bentuk pengrusakan dan Pembakaran APK, keterlibatan ASN, Money Politik, Pencoblosan Massal di sejumlah desa dan Kecamatan khususnya di Kecamatan Ketapang, dan lain sebagainya, seperti bentrok antar pendukung paslon yang tentunya paling di khawatirkan.

Namun apabila Pilkada Serentak 27 November Mendatang terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama, KPU, Bawaslu dan TNI-POLRI Wajib Bertanggung jawab, ucap Mamang.

Tujuan kami sederhana, KPU, Bawaslu dan TNI-POLRI wajib Netral dan Profesional menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

“Jujur, hingga detik ini, kami masih meragukan Netralitas dan Profesionalisme itu, baik dari KPU, Bawaslu, TNI dan Polri” pungkas Mamang.

Dihadapan Peserta Audiensi, Ketua KPU Sampang, Aliyanto menegaskan jangan ragukan pihaknya untuk bekerja Profesional dan Netral di Pilkada serentak Mendatang.

Pastinya, kami KPU Sampang akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, guna menjadikan Pilkada berlangsung Aman, Damai, dan Kondusif, tegas Aliyanto.

Aliyanto juga menjelaskan proses penetapan DPT dan Perekrutan petugas di setiap Kecamatan, dijamin Profesional dan Netral, serta langkah strategis dan aktif guna terciptanya Pilkada yang aman, damai dan kondusif serta jujur dan adil, Pungkasnya.

Kembali Mamang menegaskan bahwa selain KPU, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) saat ini terkesan Stagnan dan tidak profesional, dimana Bawaslu penting harus memiliki sikap proaktif dan progresif dalam menjalankan tugas pengawasan terhadap pelaksanaan pemilu.

Bawaslu tidak hanya bertindak secara reaktif terhadap pelanggaran yang terjadi, tetapi juga harus responsif dalam melakukan langkah-langkah preventif dalam memperbaiki sistem pengawasan.

Tercatat dari hasil laporan kedua Paslon 01 dan Paslon 02, tercatat lebih 30 pelanggaran, namun tidak ada hasil dan sikap yang tegas dari Bawaslu, cetusnya.

Diketahui, peserta Audiensi MCS tidak hanya dari Forsa Hebat yang hadir, namun sejumlah ormas LSM dan Wartawan, antaranya LSM KPK RI, DPP Ormas GAIB, LSM Gadjah Mada, serta segenap Petinggi Organisasi Pers, yang tergabung dalam bingkai Media Center Sakteh atau MCS.

Perlu diketahui, Media Center Sakteh atau Pusat Informasi Sampang Abhukteh adalah milik Paslon 02 JIMAD SAKTEH, yang mana diketahui Paslon H. Slamet Junaidi dan Ra Mahfudz Abdul Qodir Sampang Abhukteh atau terbukti.

Dimana bertujuan memberikan informasi yang mencerdaskan kepada publik tentang seputar Informasi Pilkada Serentak di Kabupaten Sampang.

Tentu diantaranya memberikan informasi tentang Paslon 02 JIMAD SAKTEH, agar Masyarakat tidak salah pilih dan lebih yakin menentukan pilihan terhadap Paslon Bupati-wakil Sampang periode 2024-2029.(Man)

 

Berita Terkait

Kabupaten Sidoarjo Kehilangan Dua Praja IPDN Terbaik dalam Musibah Kecelakaan
Keberatan Warga Mutiara Regency Sah Dikabulkan Berdasarkan UU Administrasi Pemerintahan
BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun
Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler
Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian
DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo
2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu
Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:37 WIB

Kabupaten Sidoarjo Kehilangan Dua Praja IPDN Terbaik dalam Musibah Kecelakaan

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:35 WIB

Keberatan Warga Mutiara Regency Sah Dikabulkan Berdasarkan UU Administrasi Pemerintahan

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:25 WIB

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian

Berita Terbaru