Tergesa Buru Waktu Saat Pulang, Dua Motor Bertabrakan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga setempat saat menolong korban.

Warga setempat saat menolong korban.

JATIMRAYA.COM – Dalam suasana ketergesaan saling memburu waktu pulang, dua pemotor bertabrakan di depan area SMAN 4, Jl. Serayu, Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat sore (8/11/2024).

Akibatnya, seorang siswi SMP yang dibonceng wanita paruh baya pembantu rumah tangganya, tergeletak dengan darah di kepalanya. Sedangkan pengemudi motor lainnya, pria berumur mengalami luka-luka di kaki dan punggungnya.

“Semua pengendara yang melintas jalan ini, kalau pagi dan sore hari, selalu kelihatan tergesa-gesa gitu. Seperti saling ingin lekas sampai rumah lebih dulu gitu. Sampai mengabaikan keselamatan. Termasuk yang kecelakaan ini,” komentar Prapto, pengguna jalan yang mengetahui kecelakaan itu, kepada jurnalis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua korban yang terlibat kecelakaan adalah Raisa, siswi SMP, warga Perumahan Griya Kencana, Kota Madiun, yang diboncengkan wanita paruh baya. Satunya pria bernama Lamiran, 60 tahun, warga Desa Grobogan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Dikatakan Prapto, dari arah Timur ke Barat terdapat tiga pengendara motor. Ketiganya meluncur lumayan kencang, dan terlihat saling berebut jalur agar lekas sampai tujuan. Salah satu diantaranya adalah yang terlibat kecelakaan.

Sementara di sisi lain terdapat pertigaan jalan kecil, yang membujur dari Selatan ke Utara. Dari pertigaan inilah muncul pemotor lain hingga timbulnya insiden tersebut pada sekitar pukul 16.00.

Kepada jurnalis, salah satu korban, Lamiran mengaku hendak pulang setelah bekerja sebagai kuli bangunan, mengerjakan proyek di Kampus STIKES Bhakti Husada Mulia, Jl. Taman Praja, Madiun. Waktu itu, katanya, dia mengemudikan motor bernopol AE 3565 OI bersama dua pengendara motor lain meluncur dari Timur ke Barat.

Persis di pertigaan jalan, seingat Lamiran, mendadak muncul pengendara motor bernopol AE 2148 DY yang dikemudikan wanita paruh baya memboncengkan Raisa. Sepeda motor itu lepas dari mulut pertigaan, lalu belok ke kanan (arah Timur) juga hendak pulang.

Menurut Lamiran, dia yang berada di urutan paling belakang melihat dua pemotor di depannya bisa lolos, melintasi pemotor yang menyeberang tadi. Namun sesudahnya justru dia sendiri sulit mengantisipasi kecelakaan lantaran jaraknya sudah sangat dekat.

“Saya dari Timur. Pulang kerja di STIKES. Ada tiga kendaraan, saya paling belakang. Yang dua di depan saya itu lolos. Tapi saya sudah tidak bisa menghindari. Karena jaraknya dekat sekali,” urai Lamiran.

Sementara wanita paruh baya yang memboncengkan Raisa tidak bisa dimintai pendapat, lantaran sibuk menelepon majikannya untuk mengabarkan kejadian itu. Dia cuma bertutur singkat, “Saya belok mau pulang tiba-tiba ditabrak”.

Diantara publik yang cuma ‘ndomblong’ menjadikan korban berseragam Pramuka yang tergeletak di trotoar sebagai bahan tontonan, setelah dievakuasi dari aspal jalan, jurnalis berinisiatif menghentikan mobil Ertiga warna putih dan meminta tolong mengantarkan korban ke rumah sakit.

Insiden kecelakaan ini tidak berlanjut ke ranah Kepolisian Lalu Lintas, lantaran tidak ada pihak yang melaporkannya. Selain itu, masing-masing korban tidak saling menuntut dan menyadarinya sebagai musibah.

Warga setempat memberitahu, di Jl. Serayu antara pukul 06 sampai pukul 08 pagi. Juga antara pukul 15.00 sampai pukul 16.30 sore, suasananya seakan berubah menjadi ajang balapan.

Lantaran pada jam-jam tersebut semua pengendara dihadapkan pada satu titik pikiran, mengejar waktu untuk beraktivitas. Baik sebagai pelajar, PNS, karyawan swasta, pedagang dan lainnya saling memburu waktu untuk berangkat atau pulang aktivitas.

Imbauan warga setempat kepada para pengguna jalan, demi keselamatan, agar ekstra waspada dan hati-hati saat mengemudi pada jam-jam tersebut. (AS)

Berita Terkait

Pelajar SMKN di Magetan Tewas di Sungai Ngujur, Diduga Terjerat Hutang Judi Online
The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan
PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik
Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 05:53 WIB

Pelajar SMKN di Magetan Tewas di Sungai Ngujur, Diduga Terjerat Hutang Judi Online

Rabu, 22 April 2026 - 17:05 WIB

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 April 2026 - 19:32 WIB

Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Senin, 20 April 2026 - 08:49 WIB

PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik

Berita Terbaru

Lifestyle

Surat Jamuan Hidangan (Al-Maidah)

Jumat, 24 Apr 2026 - 05:38 WIB