Oleh: Gatot Sundoro
JATIMRAYA.COM – Al-Maidah dalam bahasa Arab, berarti “Jamuan Hidangan ” adalah surat ke 5 dalam Al-Qur’an dengan jumlah ayat 120. Sebagian besar surat Al-Maidah diturunkan di Madinah, namun ada beberapa ayat yang diturunkan saat Nabi Saw melaksanakan haji wada’ di Mekkah.
Adapun penamaan surat ini dengan ‘Jamuan hidangan’ mengkisahkan peristiwa antara Nabi Isa dan para pengikutnya, dengan hidangan yang diturunkan dari langit oleh ALLOH SWT, sebagai anugerah -NYA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun kisah menarik yang ada dalam surat Al-Maidah adalah kisah cinta segitiga putra putri Nabi Adam
Kisah mereka ini diabadikan dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 27-31.
Iri dengki inilah penyebab Qabil membunuh Habil, maka jadilah Qabil membunuh Habil.
Dalam literatur dan riwayat tidak ada waktu yang pasti berapa lama Qabil membawa mayat Habil, dipanggul kemana mana; Sebagian ulama meriwayatkan bahwa Qabil memanggul jenazah Habil selama satu tahun!.
Mayat Habil pun digendong oleh Qabil sambil mencari tempat untuk menyembunyikan jenazah yang mulai mengeluarkan bau busuk, namun Qabil tidak menemukan tempat tersebut. Saat Qabil mulai kebingungan dan putus asa; Akhirnya
ALLOH SWT memberinya petunjuk melalui pembunuhan/ pertarungan dua ekor burung gagak, kemudian seekor burung gagak yang menang menggali nggali bumi untuk mengubur mayat burung gagak yang kalah (Al Maidah: 31)
Perbuatan Qabil membunuh Habil merupakan dosa pertama yang dilakukan oleh manusia. Qabil memikul dosa setiap pembunuhan yang tidak sah di muka bumi.
Rasulullah Saw pernah bersabda:” Anak pertama Adam turut menanggung sebagian kesalahan setiap orang yang membunuh orang lain secara tidak sah karena dialah yang memulai pembunuhan tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)













