King’s College London Buka Kampus Pendidikan Internasional Perdana di Kabupaten Malang

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang, HM Sanusi berbincang dengan Direktur Utama KEK Singhasari, David Santoso Pendidikan Internasional Perdana di Kabupaten Malang.

Bupati Malang, HM Sanusi berbincang dengan Direktur Utama KEK Singhasari, David Santoso Pendidikan Internasional Perdana di Kabupaten Malang.

JATIMRAYA.COM – King’s College London kini resmi membuka kampus cabang internasionalnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kehadiran pendidikan internasional ini menjadi solusi bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh studi internasional tanpa harus ke luar negeri.

Bupati Malang, HM Sanusi, dalam kunjungannya kemarin ke kampus tersebut menyampaikan bahwa pendidikan tinggi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung visi besar “Indonesia Emas 2045.” Ia hadir dalam acara King’s College London Indonesia Campus Joint Learning Event and Open Day, sekaligus meninjau langsung persiapan ruang kuliah.

“Pemerintah pusat terus mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui perguruan tinggi luar negeri seperti King’s College London yang ditempatkan di Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kampus King’s College London di KEK Singhasari menjadi tonggak penting dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus berbasis pendidikan di Indonesia. Kerja sama erat antara pemerintah Indonesia, Kedutaan Besar Inggris, dan British Council menunjukkan kolaborasi kuat untuk meningkatkan kualitas SDM nasional.

Sebagai satu-satunya pendidikan internasional di Indonesia, proses belajar mengajar di kampus ini sepenuhnya digital, memungkinkan konektivitas antara mahasiswa di Indonesia dan di Inggris. “Antara mahasiswa di King’s College Inggris dan di Indonesia, terkoneksi tanpa batas,” tambah Sanusi.

Melalui program ini, masyarakat Kabupaten Malang kini memiliki akses mudah ke pendidikan internasional berkualitas tinggi. Sanusi berharap kampus ini dapat melahirkan SDM unggul yang mampu bersaing di pasar global.

Direktur Utama KEK Singhasari, David Santoso, menyampaikan bahwa King’s College London menyediakan beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). “Mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat menerima beasiswa selama lima tahun masa studi,” ungkapnya.

Pada angkatan pertama, kampus ini menargetkan 700 mahasiswa dengan dua program studi. Ke depan, program studi akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan. Model pendidikan yang diterapkan juga mencakup fly-in fly-out faculty, di mana dosen dari Inggris akan mengajar di Indonesia selama 10 hingga 12 bulan.

Mahasiswa di kampus ini mendapatkan pengalaman belajar berbasis kasus nyata, terutama yang terkait dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Malang. Hal ini diharapkan memberikan keunggulan kompetitif bagi lulusan.

“Secara langsung, Bupati Malang juga menyampaikan rencana kunjungan mahasiswa ke Pantai Malang Selatan untuk mendalami potensi lokal,” tambah David.

Dengan kehadiran King’s College London di Kabupaten Malang, peluang besar terbuka untuk mencetak generasi muda yang siap bersaing secara global. Bahkan, Bupati Sanusi optimis bahwa keberhasilan kampus ini dapat memancing negara lain untuk mendirikan universitas serupa di Indonesia.

“Masyarakat yang ingin menyetarakan pendidikan secara global, silakan mendaftar ke King’s College,” tegas Sanusi. (AS)

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB