Iman Kepada Kalimat Tauhid

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro.

Gatot Sundoro.

Oleh: Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Kalimat tauhid ” Laa ilaaha illallah” merupakan pengakuan bahwa hanya ALLOH saja yang pantas disembah. Kalimat ini diibaratkan sebagai tiket masuk surganya ALLOH.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ubaidah, Nabi saw bersabda:” Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain ALLOH Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-NYA dan bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-NYA dan utusan-NYA …. niscaya ALLOH akan memasukkan kedalam Surga sesuai amal perbuatan yang ia lakukan.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalimat tauhid, ringan diucapkan, tetapi sangat luar biasa besar bobot nilai maknanya.

Ungkapan ” Tidak ada Tuhan selain ALLOH ” wajib diucapkan dan dihayati oleh setiap orang yang beriman lagi beramal saleh.

Dalam suatu riwayat oleh Abdullah bin Amr, dikisahkan bahwa Nabi saw menyampaikan adanya ‘kartu sakti’ betapa agungnya kalimat tauhid itu.

Dikisahkan ada seorang hamba ALLOH yang mempunyai catatan amal berjumlah 99.

” Besarnya setiap kartu itu sejauh mata memandang.” Ujar Nabi saw.

ALLOH kemudian berfirman:” Apakah kamu mengingkari satu pun dari catatan amal perbuatanmu ini?”

” Tidak sama sekali, wahai Tuhanku.” Jawab hamba tadi.

” Adakah yang mencatat catatanmu ini berbuat zalim kepadamu? Apakah engkau memiliki alasan atau adakah kebaikan (yang belum tercatat) disisimu?” Firman ALLOH lagi kepada hamba tadi.

” Tidak,” Jawab si hamba.

ALLOH berfirman:” Sesungguhnya ada (satu) kebaikanmu yang KAMI catat. Maka, kamu tidaklah termasuk orang orang yang zalim pada hari ini.”

Maka di tampakkan satu ‘kartu sakti’ yang tertulis kalimat ” Laa ilaaha illallah wa anna Muhammadan ‘abduhu wa rasulullah.”

Melihat itu, hamba tersebut bertanya, ” Apakah kartu ini akan diletakkan (ditimbang) dengan kartu kartu amalanku yang penuh dosa?”

ALLOH meletakkan kartu tadi diatas timbangan amal kebaikan. Seketika, timbangan itu berubah keadaannya. Kini timbangan kebaikan JAUH LEBIH BERAT dari timbangan amal keburukan.

Mengingatkan kembali dahsyatnya kalimat tauhid itu, ada berita yang menggembirakan bagi setiap umat muslim, yaitu adanya sabda Nabi saw :” Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘Laa ilaha illallah’ dengan tulus, dia akan masuk Surga.” (HR. Ahmad)

 

Berita Terkait

Mutilasi Kemasan Konstitusional
Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan
Menjelang Muktamar: Bencana, Syahwat Kekuasaan, dan Kebutaan Spiritual Kita
Perang Hibrida dan Kerentanan Indonesia: Ancaman dari Wilayah Abu-Abu
Epistemicide di Fakultas Hukum: Melenyapkan Warisan Profesor Djokosoetono, Mematikan Nurani Konstitusionalisme
Ketika Keadilan Hanya Fatamorgana
Langgam Angka dan Derita Realita: Ketika Data Menjadi Panggung Ilusi
Nahdlatut Tujjar Abad Kedua: Kadin Jatim, Gus Gudfan, dan Kebangkitan Ekonomi Pesantren

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Mutilasi Kemasan Konstitusional

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Menembus Kefanaan Eksistensial: Suluk Sunyi, Ilusi Kesalehan, dan Rahasia Kebermanfaatan Diri dalam Cermin Para Kekasih Tuhan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Menjelang Muktamar: Bencana, Syahwat Kekuasaan, dan Kebutaan Spiritual Kita

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Perang Hibrida dan Kerentanan Indonesia: Ancaman dari Wilayah Abu-Abu

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Epistemicide di Fakultas Hukum: Melenyapkan Warisan Profesor Djokosoetono, Mematikan Nurani Konstitusionalisme

Berita Terbaru

Lifestyle

Mutilasi Kemasan Konstitusional

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:28 WIB