Puluhan Demonstran Desak DPRD, Tolak Pengesahan Revisi UU TNI

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditemui Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan (baju putih) sejumlah Mahasiswa Perwakilan Demonstran, mendesak DPRD Sampang untuk menyampaikan Aspirasinya dalam menolak RUU TNI, Rabu (26/03/2025)

Ditemui Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan (baju putih) sejumlah Mahasiswa Perwakilan Demonstran, mendesak DPRD Sampang untuk menyampaikan Aspirasinya dalam menolak RUU TNI, Rabu (26/03/2025)

Jatimraya.com,- Sampang – Puluhan Demonstran dari mahasiswa Sampang menggelar aksi unjuk rasa menolak Pengesahan Revisi UU TNI di depan kantor DPRD Sampang pada Rabu (26/03/25).

Mereka menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) yang dinilai kontroversial, termasuk UU TNI yang telah disahkan, serta menyoroti RUU Polri dan RUU Kejaksaan.

Koordinator aksi, MA. Efendi, menegaskan bahwa ada pasal-pasal dalam UU TNI yang berpotensi membangkitkan kembali dwifungsi ABRI, yang seharusnya sudah dihapus pasca Reformasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TNI harus tetap fokus pada tugas utamanya, yaitu pertahanan negara, bukan diperluas ke ranah sipil,” ujarnya.

Selain itu, para mahasiswa juga menyoroti minimnya kajian akademis yang tersedia untuk publik terkait RUU Polri, sehingga mereka menilai pembahasannya kurang transparan.

Di sisi lain, mereka justru mendukung percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset, yang dianggap penting untuk memberantas korupsi.

Suasana Demonstrasi dari Mahasiswa Sampang dalam menolak RUU TNI, Rabu (26/03/2025).

Sementara Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan saat menemui demonstrasi mengaku siap meneruskan Aspirasi tersebut ke DPR RI dan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Para mahasiswa berharap DPRD Sampang turut bersuara dengan mengeluarkan rekomendasi resmi terkait penolakan mereka. Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan, menemui para peserta aksi dan menyatakan bahwa pihaknya akan meneruskan aspirasi tersebut.

“Kami akan membuat dokumen resmi yang memuat rekomendasi ini dan mengirimkannya secara formal ke DPR RI, ujar Rudi Kurniawan.

Para peserta aksi juga meminta dokumentasi sebagai bukti bahwa Ketua DPRD mengetahui dan mencatat penolakan mereka dalam rekomendasi yang akan dikirimkan ke tingkat pusat.

Aksi ini berlangsung dengan damai hingga para mahasiswa membubarkan diri setelah mendapatkan jaminan dari DPRD bahwa tuntutan mereka akan disampaikan secara resmi.(Yat/Sar/Red)

Penulis : Nurul Hidayat

Editor : Fathor Rahman, S.Sos

Berita Terkait

Keberatan Warga Mutiara Regency Sah Dikabulkan Berdasarkan UU Administrasi Pemerintahan
BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun
Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler
Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian
DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo
2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu
Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025
Dapur MBG Desa Temu Diresmikan, Wabup Mimik Tekankan Keamanan dan Higienitas

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:35 WIB

Keberatan Warga Mutiara Regency Sah Dikabulkan Berdasarkan UU Administrasi Pemerintahan

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:25 WIB

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:05 WIB

2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB