Bus Pariwisata Asal Semarang Masuk Jurang Gunung Lawu, 7 Orang Tewas

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 5 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Pariwisata Asal Semarang Masuk Jurang Gunung Lawu. (Dok. Fin)

Bus Pariwisata Asal Semarang Masuk Jurang Gunung Lawu. (Dok. Fin)

JATIMRAYA.COM – Hanya 10 menit sebelum masuk obyek wisata Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, sebuah bus pariwisata PO Semeru Putra Transindo terjungkal masuk jurang tebing Gunung Lawu, Ahad 4 Desember 2022.

Dilaporkan, insiden kecelakaan tunggal ini menewaskan sebanyak 7 orang, termasuk pengemudi bus.

Sementara 32 penumpang bus lainnya mengalami luka-luka, termasuk 3 penumpang usia anak-anak.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangkai bus bernopol H 1470 AG terkapar rusak berat di dasar jurang sedalam 31 meter, tersangkut pada batang pohon.

Sedangkan aneka rupa barang bawaan penumpang yang sedianya hendak bertamasya di Telaga Sarangan, berserakan.

Sejumlah penumpang yang selamat menuturkan, rombongan berjumlah 50 an orang berangkat dari Semarang, Jawa Tengah, dengan tujuan hendak berwisata di areal pegunungan.

Wisatawan domestik itu memilih dua obyek wisata alam pegunungan, yang berada di punggung Gunung Lawu.

Keduanya adalah Tawang Mangu yang berada di wilayah Karang Anyar, Jawa Tengah, dan Telaga Sarangan di wilayah Magetan, Jawa Timur.

Sebelum akhirnya celaka di titik sekitar 1 kilometer di atas Telaga Sarangan, tepatnya di Dusun Mojosemi, Kelurahan Sarangan, bus sempat mampir di Tawang Mangu.

Sesaat kemudian bus yang dikemudikan Mohamad Barliyan, 52 tahun, warga Kampung Pejaringan, Kemijen, Semarang, itu melanjutkan perjalanan ke Telaga Sarangan sebagaimana tujuan akhir wisata.

“Kami sempat istirahat dua kali. Pertama di rest area Ungaran dan Pom bensin Karang Anyar. Kemudian lanjut ke Tawang Mangu. Saat mau lanjut ke Sarangan, bus celaka,” tutur penumpang.

Menurut sumber di kepolisian setempat, kecelakaan diduga akibat pengemudi bus kurang hati-hati mengemudikan kendaraannya.

“Jadi, pas jalan menurun, harusnya pengemudi belok ke kiri. Namun justru lurus hingga menabrak pagar pembatas dan masuk jurang,” jelas polisi.

Petugas polisi dibantu tenaga PMI, BPBD, relawan dan masyarakat sekitar mengevakuasi para korban kecelakaan.

Para korban tewas dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum dr. Sayidiman, Magetan.

Di rumah sakit yang sama para korban luka mendapat perawatan medis.

Guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan, aparat kepolisian setempat hingga kini masih melakukan penyelidikan.

Beberapa saksi mata yang mengetahui kejadiannya, juga dimintai keterangan polisi. Termasuk para penumpang bus yang selamat. (fin)

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji
Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional
Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo
24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas
Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah
SMKN 1 Jenangan Ponorogo Borong 4 Emas di LKS Jatim 2026
Bedah Buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak”, Akhmad Munir Beberkan Perjalanan Karier
BRI Gelar Youth Champions League 2026 di Surabaya, Bidik Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:58 WIB

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WIB

Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo

Jumat, 17 April 2026 - 08:52 WIB

24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 07:02 WIB

Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah

Berita Terbaru