JATIMRAYA.COM – Hanya 10 menit sebelum masuk obyek wisata Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, sebuah bus pariwisata PO Semeru Putra Transindo terjungkal masuk jurang tebing Gunung Lawu, Ahad 4 Desember 2022.
Dilaporkan, insiden kecelakaan tunggal ini menewaskan sebanyak 7 orang, termasuk pengemudi bus.
Sementara 32 penumpang bus lainnya mengalami luka-luka, termasuk 3 penumpang usia anak-anak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bangkai bus bernopol H 1470 AG terkapar rusak berat di dasar jurang sedalam 31 meter, tersangkut pada batang pohon.
Sedangkan aneka rupa barang bawaan penumpang yang sedianya hendak bertamasya di Telaga Sarangan, berserakan.
Sejumlah penumpang yang selamat menuturkan, rombongan berjumlah 50 an orang berangkat dari Semarang, Jawa Tengah, dengan tujuan hendak berwisata di areal pegunungan.
Wisatawan domestik itu memilih dua obyek wisata alam pegunungan, yang berada di punggung Gunung Lawu.
Baca Juga:
Curhat Kamtibmas di Ketegan, Polresta Sidoarjo Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan
Polwan Polresta Sidoarjo Gelar Patroli Jenggala Presisi, Sasar Titik Rawan
Penuh Khidmat dan Meriah, Warga Oma Pesona Buduran Peringati Maulid Nabi di Musholla Al Hikmah
Keduanya adalah Tawang Mangu yang berada di wilayah Karang Anyar, Jawa Tengah, dan Telaga Sarangan di wilayah Magetan, Jawa Timur.
Sebelum akhirnya celaka di titik sekitar 1 kilometer di atas Telaga Sarangan, tepatnya di Dusun Mojosemi, Kelurahan Sarangan, bus sempat mampir di Tawang Mangu.
Sesaat kemudian bus yang dikemudikan Mohamad Barliyan, 52 tahun, warga Kampung Pejaringan, Kemijen, Semarang, itu melanjutkan perjalanan ke Telaga Sarangan sebagaimana tujuan akhir wisata.
“Kami sempat istirahat dua kali. Pertama di rest area Ungaran dan Pom bensin Karang Anyar. Kemudian lanjut ke Tawang Mangu. Saat mau lanjut ke Sarangan, bus celaka,” tutur penumpang.
Baca Juga:
Adu Domba: Racun dalam Bungkus Manajemen Konflik
KUWALAT DI PELATARAN TAMBAKBERAS: Membaca Tanggung Jawab Kosmis Rais Aam dan Muktamirin
SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital
Menurut sumber di kepolisian setempat, kecelakaan diduga akibat pengemudi bus kurang hati-hati mengemudikan kendaraannya.
“Jadi, pas jalan menurun, harusnya pengemudi belok ke kiri. Namun justru lurus hingga menabrak pagar pembatas dan masuk jurang,” jelas polisi.
Petugas polisi dibantu tenaga PMI, BPBD, relawan dan masyarakat sekitar mengevakuasi para korban kecelakaan.
Para korban tewas dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum dr. Sayidiman, Magetan.
Di rumah sakit yang sama para korban luka mendapat perawatan medis.
Guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan, aparat kepolisian setempat hingga kini masih melakukan penyelidikan.
Baca Juga:
Ketika Arkana III Bertemu Arkana 0: Rekonstruksi Takdir Gus Gudfan di Tengah Kegelapan Muktamar
Ketika Langit Nusantara Bergetar: Membaca Aksara Semesta di Ambang 27 Agustus 2026
Beberapa saksi mata yang mengetahui kejadiannya, juga dimintai keterangan polisi. Termasuk para penumpang bus yang selamat. (fin)
Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Indonesiaraya.co.id, semoga bermanfaat.















