Aksi Bersih Gunung Prau, Wujudkan Revolusi Mental Gerakan Indonesia Bersih

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegiat dari komunitas pecinta alam diberangkatkan dari Kantor Kemenko PMK untuk mengikuti kegiatan bertajuk

Pegiat dari komunitas pecinta alam diberangkatkan dari Kantor Kemenko PMK untuk mengikuti kegiatan bertajuk "Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau"

JATIMRAYA.COM – Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito melepas relawan aksi bersih Gunung Prau dan kawasan wisata Dieng, di Kantor Kemenko PMK, pada Selasa (27/8/2024).

Sebanyak 150 orang relawan yang merupakan pegiat dari komunitas pecinta alam diberangkatkan dari Kantor Kemenko PMK untuk mengikuti kegiatan bertajuk “Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau” yang akan dilaksanakan pada tanggal 28-29 Agustus 2024. Selain itu, nantinya juga ada sekitar 100 peserta relawan yang bergabung dari daerah setempat untuk mengikuti kegiatan.

Menurut Deputi Warsito, upaya Aksi Bersih Gunung sangat perlu perlibatan anak muda karena efektif untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan. “Saya mengapresiasi pemuda-pemuda yang peduli, yang dapat diandalkan, yang langsung melakukan aksi nyata, serta pemuda yang bersedia memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara khususnya dalam kelestarian lingkungan.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Warsito menyampaikan, kegiatan Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau merupakan wujud implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental, yaitu Gerakan Indonesia Bersih. Dia menyampaikan, kegiatan Aksi Nyata Bersih Gunung ini sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai utama Revolusi Mental, yaitu Etos Kerja, Gotong Royong, dan Integritas.

“Dengan banyaknya anak muda yang terlibat dari berbagai komunitas, maka akan menggerakan masyarakat untuk berubah menjadi lebih baik, dari pola pikir hingga tindakan sehari-hari,” ujar Warsito.

Adapun jadwal pembersihan dimulai pada Rabu-Kamis, 28-29 Agustus 2024. Lokasi pendakian dan pembersihan Gunung Prau dibagi menjadi 8 (delapan) titik yakni : Pos I (2098 mdpl); Pos II (2204 mpdl); Pos III (2480 mdpl); Pelawangan (2546 mdpl); Sunrise Camp (2546 mdpl); Cemoro Tunggal; Kawasan Wisata Alam Kawah Sikidang; dan Kawasan Wisata Komplek Candi Arjuna. Tim bersih dibagi menjadi 2 (dua) tim, terdiri dari TIm Gerakan Bersih Gunung Prau dan Tim Gerakan Bersih Wisata Alam Dieng.

Kegiatan Aksi Bersih Gunung melibatkan unsur pentahelix yakni : pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, masyarakat yang diwakili komunitas pencinta gunung, akademisi, dan media. Tercatat selain Kemenko PMK yang terlibat adalah Kemenko Marvest, KLHK, Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Banjarnegara dan Wonosobo, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Trashbag Community, UNJ, Mapala UI, Media, BRI dan Arei Outdoor Gear.

“Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan, karena Pemerintah tidak bisa melakukan semuanya sendiri,” ungkap Warsito.

Kegiatan Aksi Nyata Bersih Gunung di Gunung Prau ini merupakan kali ke dua setelah aksi bersih Gunung Pangrango yang dilakukan pada tahun lalu. Pada Aksi sebelumnya, sekitar 483 kg sampah berhasil diangkut turun dari Gunung Pangrango.

Deputi Warsito berharap, Aksi Bersih Gunung Prau dapat mewujudkan Gunung Prau yang bersih dan lestari, sekaligus membangun kesadaran masyarakat, para pendaki, wisatawan, dan masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Mari terus menyuarakan Gerakan Indonesia Bersih, semoga aksi nyata ini dapat menginspirasi dan berlanjut seterusnya,” ucapnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB