Angin Kencang Robohkan Pohon Trembesi, Pemotor Sekeluarga Tertimpa di Magetan

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Pemotor sekeluarga terdiri ayah yang memboncengkan istri dan anaknya, mengalami kecelakaan tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalan raya Maospati – Ngawi, Minggu (08/03/2026). Salah seorang pembonceng motor, yakni anak laki-lakinya yang usia SD, terenggut nyawanya di lokasi kejadian.

Ketiga korban belum teridentifikasi jati dirinya. Namum ketiganya diketahui tercatat sebagai warga Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur. Saat kejadian hingga diluar dugaan tiba-tiba pohon trembesi besar tumbang menimpanya, keluarga itu sedang melintas dari arah Selatan ke Utara.

Masyarakat dan penggunana jalan di sekitar tempat kejadian, langsung melakukan pertolongan kepada para korban. Korban tewas dan ibunya dilarikan ke Puskesmas Kartoharjo. Sedangkan sang ayah dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman Magetan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengutip berbagai sumber di lapangan, ketiga korban dalam satu sepeda motor yang dikemudikan sang ayah itu, meluncur dari arah Kecamatan Maospati (Selatan) menuju Kecamatan Geneng (Utara). Tiba di lokasi kejadian, Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, Magetan, laju kendaraan itu dihentikan paksa oleh timpaan pohon trembesi ukuran besar yang tumbang.

Sang anak terlentang diantara sepeda motor di bawah batang pohon. Sang ayah tergeletak agak terpencar tak sadarkan diri. Sedangkan ibunya sadar berada di dekat anaknya, sembari berusaha meminta pertolongan masyarakat sekitarnya.

“Itu satu keluarga boncengan sepeda motor terdiri ayah, ibu dan anak. Ibu dan anaknya dibawa ke Puskesmas Kartoharjo. Sedangkan bapaknya dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman Magetan. Yang meninggal satu orang,” kata Eka Wahyudi, anggota BPBD Magetan, kepada koresponden.

Salah seorang personel Tagana setempat, Eko Sarjono, mengonfirmasi pohon besar yang tumbang menyelakai ketiga korban itu adalah jenis trembesi sebagai peneduh jalan. Korban mengemudikan motornya dari arah Selatan ke Utara pada saat pohon itu roboh karena angin kencang.

Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan mengatakan, pihaknya bersama unsur kebencanaan lainnya telah melakukan upaya pembersihan pohon tumbang tersebut. Lali lintas kendaraan yang sempat terhalang beberapa waktu, sudah lancar kembali.

“Pohon yang melintang sudah dibersihkan. Lalu lintas lancar. Sempat menimpa pengendara kendaraan. Satu orang dari tiga orang yang ada dalam motor itu meninggal dunia,” kata Reny Wahyu Puspitasari, Operator Pusdalops BPBD Magetan. (as)

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB